oleh

Cuaca Ekstrem, Hindari Kematian, Pembudidaya Ikan Diminta Kurangi Kapasitas

LINGGAUPOS.CO.ID – Pembudidaya ikan diimbau untuk mengurangi kapasitas ikannya di kolam. Sebab dengan kondisi cuaca saat ini dikhawatirkan akan menimbulkan banyak kematian ikan.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Musi Rawas Ervan Malik, Rabu (27/1/2021) mengatakan  “Cuaca saat ini terkadang setiap hari hujan, setelah itu panas dan kemudian kembali turun hujan.”

“Kondisi ini bisa menyebabkan ikan sakit dan mati. Makanya kami imbau melalui petugas lapangan untuk mengurangi jumlah kapasitas ikan,” katanya.

Lebih lanjut, jika jumlah ikan yang dibudidaya berkurang maka ikan akan lebih leluasa dan sehat. Karena penyebab ikan mati itu, perubahan cuaca dari hujan ke panas, yakni adanya perubahan suhu air, bisa menyebabkan ikan mati.

“Kan air kalau lagi panas, panas sekali. Tiba-tiba hujan terus. Jadi perubahan suhu itu menyebabkan kematian ikan. Yakni Kekurangan oksigen,” ia menambahkan.

Selain itu, perubahan cuaca juga menyebabkan air menjadi lebih asam, dibandingkan kondisi biasanya.

Selain imbauan, pihak Dinas Perikanan juga menyiapkan petugasnya di lapangan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat pembudidaya ikan.

“Apabila kematiannya banyak, petugas kita langsung ngecek kesana karena khawatirnya bukan karena ini saja, mungkin karena yang lain,” bebernya.

Langkah lain yakni pihaknya tetap mengajukan ke Kementerian untuk meminta bantuan benih ikan berkualitas.

“Kami tetap mengantisipasi itu, kita tetap juga tetap mengajukan ke kementerian minta bantuan benih yang berkualitas. Jadi tetap kita ajukan ke kementerian,” ia menambahkan.

Di Kabupaten Musi Rawas sendiri, sebagian besar pembudidaya ikan lelel, nila, mas dan patin. Pembudidaya ini tersebar di Kecamatan Muara Beliti, Tugumulyo, Purwodadi, STL Ulu Terawas, Megang Sakti dan Sumber Harta. (*)

Rekomendasi Berita