oleh

Ciptakan Pemimpin Berani dan Berinovasi

PENJABAT Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi hadiri pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) kepemimpinan Tk. III angkatan 2 dan Tk. IV angkatan 5 pemerintah. Diklat dilaksanakan di aula  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  (BKPSDM) di Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Senin (2/4).

78 peserta yang mengikuti Diklat tersebut. Untuk Tk. III angkatan II, 38 peserta dan Tk. IV Angkatan V, 40 Peserta yang meliputi Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuklinggau, Empat Lawang tahun 2018.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, Ikhsan Roni. Dalam laporannya menyampaikan, penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tk. III ini dilaksanakan 3 April 2018 bertempat di Aula BKPSDM Kota Lubuklinggau.

“Penyelenggaraan Diklat ini wajib dilakukan bahwa, tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural eselon III yang akan berperan melaksanakan tugas dan kepemerintahan di instansinya dan dapat membentuk sosok pejabat dengan kompetensi yang dibutuhkan menjadi pemimpin visioner,” kata Ikhsan Roni.

Sementara itu, Riki Junaidi berpesan kepada peserta Diklat agar mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Kami berharap para peserta dengan mengikuti Diklat ini, lebih bertambah pemahaman dan pengetahuan mengenai bagaimana melaksanakan tugas dan mempunyai inovasi, di lingkungan kerja mereka. Tidak hanya bekerja rutinitas seperti selama ini, tetapi ada perubahan baru yang di bawa mereka ke tempat kerja. Selain itu, para peserta Diklat lebih ditekankan agar lebih meningkatkan kompetensi kepemimpinan, yang berperan dalam pemerintahan,” kata Riki Junaidi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kompetensi yang dibangun menjadi pemimpin yang visioner. Yaitu, kemampuan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, untuk menangani isu nasional dan memimpin peningkatan kinerja instansinya. Tentunya, melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat.

“Dengan Diklat ini diharapkan, bisa menghasilkan pemimpin yang berani melakukan perubahan, melalui inovasi. Langkah konkret ini, akan berimplikasi pada perbaikan kinerja pejabat administrator. Agar mampu menjalankan peran fasilitasnya, dan memberikan pelayanan publik secara optimal,” jelasnya. (CW01)

Rekomendasi Berita