oleh

Cetak Generasi Berakhlak

LINGGAU POS ONLINE, BATU URIP TABA – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengadakan Festival Generasi Unggul untuk pra remaja (tingkat SMP) dan cabe rawit (tingkat SD). Acara berlangsung di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Batu Urip Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur, Minggu (3/12).

Ketua Panitia, Ansori Dasa Putra mengatakan, kegiatan Festival Generasi Unggul sebagai wadah anak muda yang memiliki potensi dalam berkarya. Ada berbagai perlombaan yang ada. Antara lain, Azan Cabe Rawit, Cerdas Cermat Pra Remaja, Taqrib Cabe Rawit, Hapalan doa sehari-hari Cabe Rawit, Stan dan Kemandirian.

“Stand kemandirian kita tadi diikuti oleh PC LDII Lubuklinggau Timur I, PC LDII Lubuklinggau Timur II, PC LDII Lubuklinggau Barat I, PC LDII Lubuklinggau Barat II dan PC LDII Lubuklinggau Utara 1,” katanya kepada Linggau Pos kemarin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Ketua P2TP2A Hj Yetty Oktarina Prana, Camat Lubuklinggau Timur I Henny Fitrianty, ketua DPD BPKRI Kota Lubuklinggau, Lurah Batu Urip Taba, Ketua RT 04, RT 05 Batu Urip Taba, Ketua DPD LDII Kota Lubuklinggau dan jajarannya.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 90 anak ini disambut antusias dan diharapkan bisa menjadi wadah generasi penerus LDII.

“Kita semua berharap penerus LDII bisa membentengi diri dari pengaruh di akhir jaman di mana semakin lama semakin rusak. Tak hanya belajar mengenai agama, dalam kegiatan juga bisa menjadi isi kreativitas anak-anak dan remaja seperti kuliner atau kerajinan nanti dijual kepada yang hadir. Mereka jual di stan-stan yang telah mereka buat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini nantinya juara satu hingga tiga akan kembali diperlombakan di tingkat DPW LDII Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dijadwalkan akan dilaksanakan Desember.

“Nantinya akan disaring dan dinilai berdasarkan kriteria masing-masing. Dan akan diperlombakan pada DPW Sumsel pada akhir Desember. Kita juga bekerja sama dengan PMI, perguruan silat nasional, dan produk kesehatan Neoalgae. Juri yang dihadirkan juga dari Mubaliq ghot LDII Lubuklinggau,” jelas Ansori.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun bertujuan untuk mencetak generasi yang creatif, alim, berakhlak dan mandiri, serta memiliki enam thobiat yang luhur, rukun, kompak, kerja sama yg baik, jujur, amanah dan Mujhid-Muzhid. (18)

Komentar

Rekomendasi Berita