oleh

Cerita Anggota Polres Lubuklinggau Dapatkan Donor Ginjal dari Istrinya

LINGGAUPOS.CO.ID – Anggota Polres Lubuklinggau Aipda Renaldi Alamsyah (36) yang bertugas di Polsek Lubuklinggau Selatan  mendapatkan donor ginjal dari istrinya Arianti Pratiwi (35) yang merupakan pegawai BRI Lubuklinggau. Operasi sudah dilaksanakan Jumat (12/3/2021) di Jakarta.

Informasi ini, seperti disampaikan Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono. “Aipda Renaldi menderita gagal ginjal, sejak Januari 2020 lalu. Kondisinya semakin parah makanya harus transplantasi ginjal,” jelasnya, Selasa (16/3/2021).

Kapolres menjelaskan bahwa ia sebelumnya mendapatkan laporan bahwa kondisi Renaldi semakin hari semakin menurun. “Laporan yang sama terima, dokter dari RS Siloam harus dioperasi, karena cuci darah yang dilaksanakan semakin hari semakin sering. Bahkan terakhir kami dapat informasi, sampai seminggu empat kali,” jelas Kapolres.

Karena harus menjalani tranplantasi ginajal, Renaldi pun harus mendapatkan pendonor ginjal. “Ada dua orang, namun akhirnya istrinya yang cocok. Informasi ini awalnya saya tidak tahu, saat pelaksanaan operasi Jumat kemarin, barulah kami mengetahui,” katanya.

Bahkan Jumat pagi, saat apel Kapolres bersama seluruh jajaran Polres Lubuklinggau berdoa bersama-sama, agar operasi Renaldi berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah, operasinya berjalan dengan lancar, baik Renaldi maupun Mbak Tiwi (Arianti Pratiwi, red) kondisinya sehat. Bahkan Senin (15/3/2021) saya sudah videocall dengan Renaldi,” tambah Kapolres.

Nuryono, videocall Renaldi saat melakukan kunjungan kerja ke Polsek Lubuklinggau. “Saya bersama Kapolsek, langsung videocall, Renaldi menjelaskan kondisinya semakin membaik,” tambah Kapolres.

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang ini menambahkan, ia memohon doa dari seluruh warga Lubuklinggau, agar Renaldi dan Arianti Pratiwi segera pulih dari operasi.

Selalu Pantau Kesehatan Anggota

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono mengatakan terkhusus selama pandemi, ia menugaskan kepada Urdokkes mengecek langsung anggota yang sakit. “Kalau saya dapat laporan ada yang sakit, saya minya Urdokkes untuk langsung mengecek, untuk mengantisipasi,” jelasnya.

Pertama antisipasi jika anggota tersebut terkena Covid-19, maka bisa langsung diantispasi. Selain itu juga untuk mengantisipasi, anggota yang pura-pura sakit.(*)

Rekomendasi Berita