oleh

Cemburu, Reka Tega Habisi Nyawa Istri

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Kasus cemburu berujung maut terjadi Senin (4/12). Sekira pukul 20.00 WIB, warga RT 01, Kelurahan Buara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas digegerkan oleh pembunuhan yang dilakukan seorang suami Reka (31) terhadap istrinya Zubaidah (30).

Tragisnya lagi, kekejaman itu dilakoni Reka di depan kedua anaknya Dani (11) dan Krisna (5).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Linggau Pos di lokasi, tadi malam, Amran (31) tetangga korban menjelaskan, awalnya dia sama sekali tidak menyadari ada peristiwa tragis itu.

“Dani anak sulung Zubaidah ini awalnya lari ke depan. Tempat bibiknya. Saya baru tahu kalau ada pembunuhan saat Dani dan beberapa keluarganya segerombolan datang ke rumah. Waktu itu Dani sudah nangis sesenggukan. Kami tidak tega lihat Dani. Sementara anak satunya, Krisna ini kondisinya masih tidur di dalam kelambu. Jenazah Zubaidah berlumuran darah jaraknya hanya satu meter dari tempat tidur Krisna. Dani ini awalnya tidur, dia mengaku sempat dengar suara gaduh. Tapi tidak menyangka kalau ibunya terbunuh,” jelas Amran.

Setelah kejadian itu, Emran memang tidak melihat Reka di lokasi kejadian (ruang tamu,red). Menurut Emran, ia selama ini tidak melihat ada keganjilan di rumah tangga Reka dan Zubaidah. Sebagai tetangga yang rumahnya berhadapan, Amran memastikan ia nyaris tidak pernah mendengar ada cekcok antara Reka dan Zubaidah.

“Mereka tinggal di sini sudah delapan tahun lebih. Asalnya dari Desa Muara Kati, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK). Setahu saya mereka sekeluarga ini orang baik. Dan Reka juga pekerja keras. Dia nyadap karet. Sementara Zubaidah ini murni ibu rumah tangga,” terang Amran.

Meski begitu, Amran tak menyangkal bahwa keluarga Reka tergolong tertutup.

Ketika Linggau Pos ke lokasi kediaman Zubaidah dan Amran pukul 21.00 WIB, kondisi rumah sudah digembok. Namun belum dipasangi Police Line. Menurut Amran, kedua anak Zubaidah sudah dibawa ke Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti tempat orang tua dan keluarga besar Zubaidah tinggal. Sementara jasad Zubaidah sempat divisum di Puskesmas Muara Beliti. Lalu dibawa pulang ke kediaman orang tuanya di Desa Durian Remuk.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Beliti AKP Trisofa menjelaskan tidak kurang dari 60 menit setelah kejadian, polisi berhasil meringkus tersangka Reka di kediaman kerabatnya.

“Tersangka kami amankan di rumah kerabat korban. Reka ini sempat lari setelah melakukan pembunuhan itu. Namun berhasil kami tangkap,” jelas AKP Trisofa tadi malam.

Saat diamankan di Mapolsek Muara Beliti, Reka mengungkapkan kronologisnya.

Sebelum peristiwa mengenaskan itu terjadi, Zubaidah sempat beberapa hari tidak pulang ke rumah. Hal itu membuat Reka cemburu dan khawatir ditinggal istri. Dan tadi malam, Zubaidah kembali nekat ingin keluar rumah. Reka berusaha mencegahnya, namun Zubaidah nekat tetap ingin keluar rumah.

Akibatnya, sempat terjadi perebutan kunci pintu rumah depan. Melihat sang istri yang sulit dikendalikan, Reka langsung ke dapur dan mengambil pisau.

Ia lalu menghujamkan pisau bergagang kayu tersebut beberapa kali ke tubuh istrinya itu. Reka melakukan kekejiannya ini di hadapan kedua putra yang sedang lelap tidur dalam kelambu.

Menurut AKP Trisofa, dari hasil visum yang dilakukan tim medis Puskesmas Muara Beliti, Zubaidah mengalami pendarahan hebat. Setelah pisau yang dipegang suaminya menghujam tubuhnya belasan kali.

“Korban mengalami luka di dada enam tusukan, di punggung enam tusukan, lengan kiri tiga tusukan dan leher dua tusukan. Akibat ulahnya ini, Reka terancam dijerat Undang-undang (UU) KDRT Pasal 44 Ayat 4. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,” jelas AKP Trisofa.

Kejadian suami membunuh istri juga pernah terjadi 2016 lalu di wilayah hukumnya.
Menurut AKP Trisofa, sebaiknya kejadian ini bisa jadi cerminan bagi masyarakat. Untuk senantiasa membenahi diri.

“Harusnya kan kalau istri sudah dilarang suami keluar rumah ya nurut. Jadi pemahaman agama dan implementasinya itu penting,” imbuh AKP Trisofa.(19/05)

Komentar

Rekomendasi Berita