oleh

Cegah Kolesterol Naik Saat Lebaran

Direktur RS Siti Aisyah, dr H Mast Idris Utsman E

“Mengonsumsi makanan mengandung santan dalam jumlah banyak memang kerap tak terelakkan selama Lebaran. Selain kontrol porsi, konsumsi makanan tak sehat semacam itu perlu diimbangi dengan konsumsi makanan penetral kolesterol seperti kacang kedelai, kacang merah dan kacang hijau,”

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Opor ayam, rendang, sambal goreng ati, es cendol, gulai kambing menjadi sajian khas setiap Hari Raya Idul Fitri. Di balik kenikmatannya, kandungan santan di menu-menu tersebut potensial meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh kita.

Penting diketahui, satu cangkir porsi santan mengandung sekitar 50 gram lemak jenuh, atau lebih 2,5 kali konsumsi harian yang

Dengan kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, santan tak direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari. Mengonsumsinya sesekali tidak masalah, asal terkontrol porsinya. Kontrol penting terutama bagi mereka yang memang bermasalah dengan kolesterol.

“Mengonsumsi makanan mengandung santan dalam jumlah banyak memang kerap tak terelakkan selama Lebaran. Selain kontrol porsi, konsumsi makanan tak sehat semacam itu perlu diimbangi dengan konsumsi makanan penetral kolesterol seperti kacang kedelai, kacang merah dan kacang hijau,” saran Direktur RS Siti Aisyah, dr H Mast Idris Utsman E, kemarin..

Jika pasien tak suka kacang-kacangan, bisa juga mengonsumsi tomat. Karena, kata dia, tomat yang telah dimasak memiliki khasiat yang sama dengan statin, yaitu obat kimia yang lazim digunakan untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Rahasianya ternyata terletak pada tingkat senyawa likopen yang memberi warna merah pada buah tomat. Senyawa ini mengandung antioksidan tinggi yang membantu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

“Untuk memperoleh manfaat terbaik, makanlah tomat yang telah dimasak. Tubuh akan menyerap likopen dalam tomat matang lebih baik daripada tomat mentah,” saran dia.

Disamping itu, anda juga menetralkannya melalui pilihan menu sarapan dengan bubur gandum. Kandungan betaglucan yang sangat tinggi pada gandum terbukti dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Jadi, sebetulnya banyak cara untuk menjaga kolesterol agar tetap stabil. (02)

Rekomendasi Berita