oleh

Cegah DBD, Pagi ini Bersih-bersih

Siswa SMPN 2 Turut Berantas Sarang Nyamuk

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam Kota Lubuklinggau, terutama saat memasuki musim hujan. Pemerintah juga terus melakukan upaya pencegahan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). SMPN 2 Model Lubuklinggau pun akan melakukan hal tersebut.

Laporan Sulis, Lubuklinggau

SEKOLAH merupakan tempat bagi peserta didik beraktivitas setiap hari. Maka, menjaga kebersihannya menjadi hal yang diprioritaskan.

“PSN ini penting. Jangan sampai ada nyamuk aedes aegypti berkembang biak di lingkungan sekolah. Sebab nyamuk ini yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah dengan pengendalian secara lingkungan melalui program 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat nyamuk bertelur,” jelas Kepala SMPN 2 Model Lubuklinggau, Parman, Rabu (23/1).

Sejak pertama kali ditemukan pada 1968, jumlah kasus DBD terus meningkat. Beberapa tahun belakangan, situasi DBD khususnya cenderung fluktuatif.

Parman menjelaskan, DBD penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk dan umumnya menyerang pada usia anak-anak kurang dari 15 tahun dan juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Ia berharap dengan bersih-bersih yang dilakukan hari ini, bisa mengedukasi peserta didiknya untuk peduli pada lingkungan sekolah dan rumah.

“Harapan kami, mereka nanti nggak hanya menjaga kebersihan di sekolah, tapi mau juga bersih-bersih di rumah. Sebab ini penting,” terangnya.

Selain program PSN, SMPN 2 Lubuklinggau juga akan segera mengadakan les tambahan untuk siswa-siswi kelas IX yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Les tambahannya selepas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Jadi Senin-Jumat mulai pukul 14.30-16.30 WIB mereka akan les tambahan mulai 11 Februari-11 Maret 2019,” jelas Parman.

Hal ini dilakukan, sebab akhir Maret 2018 siswa-siswi kelas IX sudah Ujian Sekolah (US). Lalu selepas Pilpres langsung UNBK.

“UNBK nanti kami siapkan 150 komputer. Listrik dan jaringan internetnya sudah siap,” imbuhnya.(*)

Rekomendasi Berita