oleh

Camat Diminta Cek Lokasi Terkait Galian C

LINGGAU POS ONLINE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengaku belum menerima laporan terkait kembali beroperasinya galian C di Ulu Malus Kelurahan Belalau I. Untuk itu, ketika mendapatkan informasi ini, ia akan segera mencari tahu melalui Lurah dan Camat mengenai keluhan yang disampaikan oleh warga.

Ia mengaku, belum mengetahui warga semakin resah dengan kehadiran mobil-mobil besar yang mengangkut hasil galian C di sungai Malus, lantaran membuat jalan lingkungan mereka rusak dan berlubang serta berdebu. Karena dulu diakuinya, galian C tersebut sempat dihentikan operasionalnya.

“Makanya kedepan, akan kita cek. Apakah memang kembali beroperasi, lalu apakah menyalahi aturan atau tidak,” ungkap Rahman Sani.

Ia menegaskan kalau memang menyalahi aturan, terutama terkait izin pemerintah pasti tidak akan tutup mata.

“Ya pasti akan kita setop. Namun kita harus tahu kebenarannya seperti apa. Nanti kita minta Camat mencari informasi jelasnya, baru kita tentukan langkah atau solusi selanjutnya,” tegas Momon sapaan akrabnya.

Senada diungkapkan Camat Lubuklinggau Utara I, Firdaus Abki. Ketika ditanya soal keluhan warganya ini, ia mengaku belum menerima laporan terkait keluhan tersebut.

“Sampai saat ini memang belum ada yang melapor. Tetapi kalau memang ini sangat dikeluhkan warga, nanti segera kita cek kebenarannya,” tegas Firdaus Abky.

Sebelumnya Lurah Sumber Agung, Garjito mengaku mengetahui masih adanya aktivitas penambangan galian C di wilayahnya. Pihaknya mengaku beberapa kali telah berkomunikasi dengan perusahaan, yang mengangkut batu di galian C Sungai Malus.

“Kelurahan kami ini hanya sebagai perlintasan, jadi tidak terlalu terkena dampak galian C tersebut. Hanya saja, mobil yang mengangkut hasilnya menyebabkan jalan rusak. Kami sempat menghubungi pihak CV Bania Rahmat Utama (BRU), yakni perusahaan yang menambang galian C sungai Malus, untuk meminta pertanggungjawaban atas rusaknya jalan lingkungan kami. Tetapi sudah tiga bulan, belum juga dibenahi,” ungkapnya.

Sampai saat ini, ia juga mengaku belum mengetahui apakah CV BRU memiliki izin menambang atau tidak.

“Kedepan, saya berharap keluhan ini segera disampaikan secara tertulis oleh warga sehingga bisa kita teruskan ke pihak Kecamatan dan Walikota Lubuklinggau,” tegasnya. (rfm)

Rekomendasi Berita