oleh

Caleg Golkar Mura Tanda Tangan Pakta Integritas

“…Tidak ada kepentingan pribadi, semuanya harus berjuang untuk membesarkan partai…”

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mura, Firdaus Cik Ola

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Sebanyak 40 Calon Legislatif (Caleg) yang diajukan DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Rawas (Mura) menandatangani pakta integritas, Jumat (21/9). Penandatanganan pakta integritas ini dilakukan di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Mura, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mura, Firdaus Cik Ola mengatakan tujuan penandatanganan pakta integritas untuk menjaga kekompakan antara Caleg dalam satu Daerah Pemilihan (Dapil). Sebab, sudah jadi rahasia umum Caleg kerap saling sikut antara sesama rekannya, untuk memperoleh suara terbanyak di setiap Dapil.

“Kompak adalah satu-satunya cara untuk memenangkan pertarungan, maka semua Caleg harus bersatu demi mencapai kemenangan,” kata Firdaus Cik Olah.

Menurut Firdaus sapaan akrabnya, Caleg Partai Golkar harus berkomitmen untuk memajukan dan memenangkan Partai Golkar pada Pemilu Legislatif tahun 2019. Serta turut aktif dalam pemenangan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Mura tahun 2020 mendatang.

“Tidak ada kepentingan pribadi, semuanya harus berjuang untuk membesarkan partai,” jelasnya.

Maka, setiap Caleg diberikan tanggung jawab untuk memperoleh target perolehan suara minimal 800 suara dan maksimal 5.000 suara di Pemilu Legislatif 2019. Sebagai reward atas capaian tersebut, untuk Caleg yang terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2019-2024 wajib memberikan insentif, atau dana pembinaan kepada Caleg yang memperoleh suara dibawah 5.000. Namun, untuk Caleg yang memperoleh suara diatas 5.000 juga berhak menerima reward dari Caleg terpilih diurutan berikutnya, yang tidak mendapat suara diatas 5.000. Tapi, pemberian reward dengan ketentuan yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota maupun kader Partai Golkar Kabupaten Mura.

“Kalau tidak aktif lagi, maka reward berupa dana pembinaan atau insentif yang mestinya diberikan setiap bulan hangus. Beda kalau yang bersangkutan meninggal dunia, reward tetap diberikan kepada keluarga atau ahli warisnya,” ungkapnya.

Maka dari itu, dirinya mengimbau semua Caleg untuk menjaga kekompakan untuk tidak saling sikut antara satu dengan lain, demi kemajuan dan nama besar dari Partai Golkar. (aku)

Rekomendasi Berita