oleh

Burung Pipit Serang Sawah Petani

LINGGAU POS ONLINE, STL ULU TERAWAS – Petani di Desa Sukorejo Kecamatan STL Ulu Terawas, mengeluhkan banyaknya hama burung pipit yang menyerang padi.

Karena, serangan burung pipit tersebut, maka petani harus ekstra dalam bekerja, karena kalau tidak maka hasil panen tidak berjalan dengan optimal.

Sukasno saat ditemui Linggau Pos, Senin (12/2) mengatakan kalau serangan burung pipit ini sudah menjadi hal biasa bagi petani padi. Karena, burung pipit sangat senang makan padi yang sudah mulai menguning.

“Kalau siang hari ketika panas matahari terik, tidak ada burung, akan tetapi kalau pagi atau sore ketika kita sudah mau pulang banyak burung yang datang. Padahal sore itukan waktunya kita pulang, akhirnya terhambat karena harus mengusir burung pipit,” tuturnya.

Menurut Sukasno, penyebab banyaknya burung pipit yang menyerang padinya, karena sawah petani yang lain sudah panen semua. Sehingga, kelompok burung pipit tidak ada tempat lain lagi.

Menurut Sukasno, serangan burung pipit ini harus diwaspadai, mengingat kalau padi sudah banyak yang dimakan oleh burung pipit, maka hasilnya tidak maksimal.

Hal senada disampaikan oleh Maryono, menurut dia padi yang ditanamnya cukup banyak juga yang dimakan oleh burung pipit.

“Iya banyak juga yang saya dimakan burung pipit, mau bagaimana lagi harus ekstra dalam mengawasinya,”imbuhnya. (12)

Rekomendasi Berita