oleh

Bupati Muratara Gencar Tinjau Pembangunan

Pastikan Uang Rakyat Digunakan dengan Tepat

TAHUN 2018, lebih kurang Rp 15 miliar dana digelontorkan untuk pembangunan di Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Agar pembangunan berjalan optimal dengan hasil yang berkualitas dan tepat waktu Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat gencar turun ke lapangan.

Seperti meninjau pembangunan gedung Puskesmas, jembatan, talud, pasar, dan Base Transceiver Station (BTS) di Kecamatan Ulu Rawas.

Sebagaimana diketahui, sejak Agustus hingga September 2018 Bupati Muratara datang ke sejumlah lokasi pembangunan baik di Kecamatan Rupit selaku ibu Kota Kabupaten, Kecamatan Rawas Ulu, Kecamatan Karang Dapo, Kecamatan Karang Jaya dan Jumat, (14/9 ) meninjau langsung beberapa pembangunan di Kecamatan Ulu Rawas.

“Kita ingin uang rakyat dapat digunakan dengan tepat, dengan berbagai pembangunan yang baik dan berkualitas. Makanya kita terus turun melihat langsung proses pembangunan dan bertanya dengan para pekerja akan ketepatan dalam penyelesaian pembangunan,” jelas Bupati Muratara, HM Syarfi Hidayat saat melaksanakan peninjauan sekaligus melaksanakan Safari Jumat di Desa Kuto Tanjung.

Bupati Muratara mengatakan, dirinya akan terus mengawasi baik dengan laporan masyarakat mau dengan turun melihat langsung ke lokasi pembangunan, karena komitmen dirinya maupun Pemkab Muratara agar pelaksanaan pembangunan sesuai target dan hasilnya berkualitas.

Tahun sebelumnya di Kecamatan Ulu Rawas pemerintah sudah membangun jalan, jaringan listrik dan pembangunan lainnya, tahun ini juga pembangunan terus dilakukan, baik pembangunan jembatan, talud di kawasan objek wisata Gua Napalicin, pasar rakyat dan pembangunan gedung Puskesmas Kelurahan Muara Kulam.

“Ada juga BTS atau tower penguat signal agar masyarakat di Kecamatan Ulu Rawas khususnya desa-desa ujung dapat berkomunikasi melalui handphone dan juga bisa mengakses dunia internet, sekarang tower sudah dibangun tinggal proses pengaktifan dari satelit, mudah-mudahan paling lama dua sampai tiga bulan mendatang sudah bisa aktif,” terang HM Syarif Hidayat.

Bupati juga menjelaskan, medan yang jauh dengan kondisi jalan ada beberapa titik yang rusak, begitu juga jembatan yang saat ini kurang lebih ada 10 jembatan yang rusak parah, pemerintah akan terus berupaya baik dengan APBD maupun APBN membangun jembatan yang rusak tersebut pada tahun 2019 mendatang.

“Ada 30 lebih jembatan penghubung desa-desa di Kecamatan Ulu Rawas, kami hitung ada hampir 10 yang rusak parah. Insya Allah kita dengan anggaran yang ada maupun usaha ke pemerintah pusat akan membangunnya tahun 2019 mendatang, jadi kami berharap masyarakat dapat bersabar karena inilah kondisi kita saat ini belum mampu memenuhi seluruh keinginan masyarakat karena daerah kita masih terbatas dalam hal anggaran,” harap Bupati Muratara. (asd)

Rekomendasi Berita