oleh

Bupati Muratara Diperiksa Jaksa

Bupati Muratara, H Syarif Hidayat
“Sebagai bupati, diminta keterangan terkait pembangunan gedung AKN..”

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Syarief Hidayat diperiksa tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau terkait indikasi penyimpangan terkait pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN), Kamis (14/12).

Berdasarkan pantauan di lapangan, orang nomor satu di jajaran Pemkab Muratara ini datang mengenakan baju batik, menggunakan mobil Toyota jenis Fortuner BG 1889 PS bersama ajudannya.

Sebelum kedatangan Bupati, sekitar pukul 14.30 WIB Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Muratara, Abdulrahman Wahid terlihat keluar dari ruangan bagian intel Kejari Lubuklinggau, yang berada di ruangan pertama sebelah kiri saat masuk.

Menurut Abdurahman Wahid, dirinya datang untuk menandatangani penyitaan 29 dokumen terkait proyek AKN yang kini sedang dilidik kops Adiyaksa.

“Ya tadi saya menandatangani seluruh dokumen yang diperiksa jaksa,” jelasnya.

Hal yang sama dikatakan Bupati, kalau kedatangan dirinya juga terkait indikasi penyimpangan gedung AKN, karena dirinya selaku bupati atau penanggung jawab.

“Sebagai bupati, diminta keterangan terkait pembangunan gedung AKN,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan, Kejari Lubuklinggau telah menetapkan dua tersangka, atas dugaan korupsi pembangunan AKN pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muratara. Kedua tersangka yang dimaksud yakni MSS selaku PPTK dan BR selaku kontraktor atau pemborong kegiatan yang membutuhkan anggaran senilai Rp 8,4 miliar. Dan penetapan tersangka sesuai dengan Pasal 183 KUHP, yakni terpenuhinya dua alat bukti, mulai dari keterangan saksi, alat bukti hingga keterangan ahli konstruksi. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita