oleh

Bupati Muratara Bakal Hapus Pesta Malam, Netizen Pro Kontra

LINGGAUPOS.CO.ID – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Devi Suhartoni mengungkapkan rencana akan menghapuskan acara pesta malam. Hal ini disampaikannya dalam status di laman Facebook miliknya.

Ia mengatakan akan meminta fatwa dari Wakil Bupati Ustadz Inayatullah sebagai Tokoh Agama.

Menurutnya usai Idul Fitri, kemungkinan tidak ada lagi pesta malam. Keputusan ini selanjutnya akan dijadikan keputusan bersama Pemkab dengan TNI dan Polri.

Menurutnya, dengan ditiadakan pesta malam akan banyak manfaat sebagaimana yang diusulkan semua masyarakat. Usulan itu menurutnya saat ia menjadi Wabup maupun ketika masa kampanye.

Usulan paling banyak masuk dari ibu-ibu langsung ke WhatsApp pribadi maupun messenger FB

“Kami membuat keputusan berdasarkan akses manfaat untuk kebaikan semua , walaupun banyak usulan jika tidak manfaat tidak akan dibuat,” tulis Bupati dalam statusnya.

Sementara itu netizen langsung mengomentari wacana tersebut. Misalnya pemilik akun Muxcin Gitulo warga Muratara, mengatakan “Kalu ditutup pesta malam mungkin banyak yang tidak setuju karno sudah menjadi budaya dan tradisi daerah kito, ” katanya.

“Kemudian yang kedua, banyak merugikan masyarakat banyak dan budaya tersebut sudah mendarah daging dari turun temurun,”‘ jelasnya.

Tambah Muxcin, kalau masalah Narkoba jika tidak ada yang menjualnya otomatis tidak akan ada yang beli.

Hal yang sama dikatakan akun Epoy Epoy. “Untuk kebijakan yang satu ini saya sangat-sangat tidak mendukung apalagi di desa kami. Karena itu sudah menjadi persatuan adat desa kami,” katanya.

Lanjut ia, “Mohon maaf perda itu kami tidak bisa terima karena desa kami miskin, siapa yang mau bertanggung jawab jikalau anak kami meminang anak gadis orang.”

“Kembali kami memohon untuk di kaji sila persatuan dan kesatuan , kami orang kecil bukankah pemimpin tertinggi republik ini mencanangkan sikap gotong royong,” kata Epoy. (*)

Rekomendasi Berita