oleh

Bupati Lepas JCH Muratara

LINGGAU POS ONLINE, MUARA RUPIT – 138 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bertolak ke Asrama Haji Palembang tadi malam, pukul 19.53 WIB Senin (30/7). Keberangkatan mereka dilepas Bupati Muratara, H Syarif Hidayat di depan Masjid Baitul Soleh, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.

Pelepasan JCH tersebut juga dihadiri Sekda Kabupaten Muratara, H Abdullah Makcik dan beberapa Kepala organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muratara.

Jemaah diangkut empat armada bus yang dipersiapkan oleh Pemkab Muratara baik untuk keberangkatan maupun sepulangnya ke Kabupaten Muratara.

Menjelang keberangkatan, Bupati Muratara, berpesan agar para JCH melaksanakan haji dengan tuntunan yang dilakukan pada saat manasik haji.

“Selamat menjalankan ibadah ke tanah suci, mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan, baik selama melaksanakan haji maupun sepulang ke Kabupaten Muratara,” jelas HM Syarif Hidayat.

Dirinya juga mengingatkan kepada para jemaah untuk menjaga kesehatan dan menjaga ucapan, serta tingkah laku agar sepulangnya nanti menjadi haji yang mabrur dan mabruroh.

“Mudah-mudahan bapak, ibu sepulang menjalankan ibadah haji nanti menjadi haji yang mabrur,” ucap HM Syarif Hidayat.

Dari pantauan di lokasi parkiran kendaraan pihak keluarga yang mengantar JCH terparkir lebih kurang sepanjang 500 meter.

Sementara itu, keberangkatan JCH emberkasi Palembang kini sudah sampai gelombang dua atau Kloter sepuluh.

Embarkasi Palembang tahun ini memberangkatkan 8.215 JCH dengan rincian Sumsel sebanyak 7.048, Bangka Belitung 1.072, dan petugas Kloter 95 orang.

Hingga keberangkatan Kloter tujuh kemarin, Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 3.139 jamaah, termasuk petugas Kloter.

Adapun jamaah yang masuk kategori risiko tinggi berjumlah 2.404 atau mencapai angka 76,58 persen.

Untuk saat ini open seat (kursi kosong) berjumlah 15 unit, yang disebabkan adanya jamaah yang meninggal, tunda keberangkatan karena sakit, dan hamil, serta masalah pribadi.

Bagi mereka yang tidak bisa berangkat tahun ini tidak digantikan oleh keluarga akan tetapi diundur tahun depan.

Kasubag Humas Kemenag Sumsel, Saefudin Latief mengatakan bagi JCH yang meninggal dunia bisa diwariskan kepada ahli waris, akan tetapi mereka tidak bisa diberangkatkan tahun ini mereka harus menunggu tahun depan untuk berangkat haji.

“Ada 15 kursi kosong yang tidak berangkat, mereka gagal berangkat karena banyak faktor, tapi kita akan berangkatkan mereka tahun depan,” jelasnya, kemarin.

Terkait posisi jamaah Embarkasi Palembang, Kloter dua dan satu saat ini sudah berada di Mekkah, sedangkan Kloter tiga masih dalam perjalanan dari Madinah menuju Mekkah.

Adapun Kloter empat sampai tujuh masih berada di Madinah.

“Kita akan memberangkatkan embarkasi Palembang dan menerbangkan jamaah Kloter sepulub yang berasal dari Palembang dan OI berjumlah 445 orang,”ujarnya.

Sampai dengan saat ini, belum ada kendala yang sangat berarti di hadapi oleh panitia haji embrakasi Palembang. Fasilitas yang di sediakan oleh panitia seperti di hotel-hotel yakni ada TV, ada handuk untuk mandi, air minum dan makan. Untuk makan dari katering. (12/DT/02)

Rekomendasi Berita