oleh

Bupati Diminta Selesaikan Polemik KSU Tani Mandiri

LINGGAUPOS.CO.ID – Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Desa Pelawe, Uzah meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), segera selesaikan permasalahan KSU Tani Mandiri.

Hal itu, sesuai dengan keputusan rapat bersama yang telah dilakukan 12 Januari 2021 lalu. Karena, disitu telah disepakati beberapa poin untuk dilakukannya proses kajian, mulai dari mendapat dekumen akta pendirian KSU Tani Mandiri karena dalam akta ada pasal aturan pengurus.

Lalu, pendapatan dokumen MOU antara PT Perkebunan Hasil Musi Lestari dengan KSU Tani Mandiri. Selanjutnya, mendapat dokumen jumlah seluruh lahan untuk plasma, data penjualan, jumlah hektar dan peta lahan yang dijual, ada anggota plasma yang menyerahkan lahan dan ada juga anggota plasma murni, artinya masyarakat miskin yang tidak mempunyai lahan.

Selanjutnya, mendapatkan dokumen pengurus harian, pekerja daftar gaji KSU Tani Mandiri sejak tahun 2012 sampai dengan 2021, termasuk dokumen seluruh Anggota plasma.

“Namun, pada faktanya sampai dengan Kamis (3/6/2021), tim belum juga turun menyelesaikan permasalahan ini. Padahal, ini merupakan permasalahan masyarakat banyak,”jelas Uzah.

Menurut Uzah, bila permasalahan ini belum tuntas juga, bukan tidak mungkin akan terjadi gejolak dimasyarakat, mulai dari aksi unjuk rasa yang melibatkan ratusan masyarakat yang merasa dirugikan, hingga masyarakat memetak sendiri lahan miliknya yang selama ini dikelola oleh KSU Tani Mandiri.

“Kami berharap agar Bupati Mura (Hj Ratna Machmud Amin, red) untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, sebab tim yang sudah dibentuk ini sampai sekarang belum mau turun kelapangan untuk menyelesaikan permasalahan ini,”harapnya.

Bahkan, pihaknya berharap agar Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin, untuk turun secara langsung menyelesaikan permasalahan KSU Tani Mandiri di Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu tersebut.

“Kalau permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan merugikans mayarakat banyak,”jelasnya. (*)

Rekomendasi Berita