oleh

Bupati Coffee Morning Bersama Pers

LINGGAU POS ONLINE – Guna memperkuat tali silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) bersama insan pers. Maka diadakan coffee morning di Taman Kota Pelangi Komplek Agropolitan Center, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Jumat (9/8).

Namun, kegiatan tersebut selain memperkuat tali silaturahmi juga sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Hutan Kota Pelangi. Dan dalam kegiatan itu juga, ada beberapa kegiatan seperti lomba kerupuk dan lomba joget pakai balon. Sehingga acara begitu meriah.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan menyampaikan dengan adanya kegiatan seperti ini maka keakraban Pemkab Mura bersama Insan Pers akan terus terjaga. Karena bersama-sama untuk memajukan Kabupaten Mura.

“Ya, dalam pertemuan kali ini kita memilih untuk di Hutan Kota Pelangi. Karena, suasananya sejuk dan asri sehingga menjadi oksigen sumber yang bersih,” kata Hendra Gunawan.

Selain itu, melihat perkembangan Hutan Kota Pelangi saat ini dirinya mengapresiasi sekali kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta rombongannya, atas inisiatif terhadap perkembangan kota pelangi itu. Di mana dalam merenovasi ini adalah kegiatan positif, karena alam juga makhluk hidup seperti manusia.

“Tentunya sangat berterima kasih sekali kepada DLH, karena jika kita lihat hutan kota ini sebelumnya sangat terpuruk. Namun, jika dengan melihat kondisi sekarang jauh lebih maju sekali. Artinya kita mampu,” ucapnya.

Dirinya juga meminta kepada rekan pers untuk terus memublikasikan kemajuan Kabupaten Mura. Karena tanpa pers kemajuan Kabupaten Mura tidak diketahui banyak orang.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Mura, Syamsul Djoko Karyono sekaligus menjadi narasumber mengatakan bahwa berdasarkan UU Keparawisataan No.10 Tahun 2009. Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi.

Dalam kepariwisataan ada juga budaya, seperti bahasa, pakaian adat, ciri khas makanan adat dan seni. Tetapi di Kabupaten Mura saat ini, budaya tersebut semakin berkembangnya teknologi maka semakin juga menghilang.

“Maka dalam kesempatan ini kami meminta kepada Insan Pers untuk bersama mengenal, dan memublikasi budaya dalam wilayah Kabupaten Mura ini,” harapnya. (dlt)

Rekomendasi Berita