oleh

Budaya Mencukur Rambut Bayi

Akar rambut terbentuk sejak janin berusia delapan minggu dan terus berkembang hingga lahir.

Mencukur rambut bayi saat genap berusia 40 hari memang tidak ada pertimbangan medisnya. Jadi sekedar meneruskan tradisi.

“Sudah jadi tradisi memang, makanya ada acara cukuran itu. Karena memegang tradisi yang sudah dibuat oleh nenek moyang kita dulu,” kata salah seorang tokoh masyarakat, Uswatun Hasanah, Sabtu (11/11).

Menurut Uswah banyak sekali manfaat dari mencukur rambut bayi, karena dapat membersihkan lemak.

“Lemak bekas lahir sangat banyak menempel di rambut, maka harus dicukur. Karena tidak cukup hanya dikeramas saja,” katanya.

Bahkan, mencukur rambut juga dapat menghindar bayi tidak mudah teriritasi. Karena, kalau terjadi hal-hal seperti bisul, luka, maka dapat diobati dengan mudah kalau palaknya plontos.

“Memang banyak sekali manfaat dari mencukur rambut ini. Makanya, setiap bayi yang lahir setelah 40 hari langsung dicukur,” ucapnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita