oleh

Budaya Berkebaya Tonjolkan Kesopanan

Zaman sekarang, kalau tidak di tempat-tempat acara pernikahan ataupun acara persedekahan lainnya, hampir tidak ada lagi wanita yang mengenakan kebaya untuk kegiatan sehari-hari.

Berbeda dengan zaman dulu, di mana kaum wanita banyak mengenakan kebaya dan kain untuk kegiatan sehari-harinya.

Karena, zaman dulu, budaya berkebaya dapat menonjolkan kesopanan dari wanita tersebut. Sehingga, setiap kaum wanita pasti memiliki koleksi kebaya yang cukup banyak.

Hal ini diakui langsung oleh salah seorang yang aktif dibidang fashion khusus kebaya, Nabila.

Menurut dia, baju kebaya merupakan pakaian tradisional yang dikenakan oleh kaum wanita. Zaman dulu kebaya dipadukan dengan kain, ataupun batik. Setiap wanita, baik yang hidup di lingkungan perkotaan ataupun pedesaan, dalam kegiatan sehari-hari, pasti mengenakan kebaya. Karena, pakaian kebaya sudah menjadi pakaian khas pada saat itu.

“Nenek saya di rumah punya banyak koleksi baju kebaya, di mana modelnya seperti kutu baru. Makanya sekarang itu, kebanyakan gaya fashion itu diambil dari zaman dulu, karena memang model-model pakaian zaman dulu itu bagus-bagus,” katanya.

Menurut pemahaman Nabila, kebaya merupakan pakaian yang dipakai oleh wanita Jawa pada zaman dulu, namun seiring berjalannya waktu budaya menggunakan kebaya ini ditularkan juga ke daerah-daerah lain, sehingga kaum wanitanya hampir setiap hari mengenakan kebaya.

“Tapi ada juga untuk busana sehari-hari umumnya menggunakan kemben yang dipadukan dengan stagen dan kain jarik,” tuturnya.

Filosofi mengenakan kebaya bagi seorang wanita Jawa itu bukan hanya sebatas pakaian semata, namun menurut Nabila lebih dari itu, menyimpan juga nilai-nilai kehidupan. Karena, dari kebaya inilah nilai-nilai kehidupan seperti kesopanan diterapkan oleh wanita Indonesia.

“Bentuknya kan sederhana, kemudian juga wanita yang mengenakannya terlihat lemah lembut, kemudian kesopanannya juga ditonjolkan dari mengenakan kebaya ini. Makanya banyak wanita yang menyukai kebaya. Kalau sekarang, kebaya sudah menjadi pakaian yang mahal dan berkelas,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita