oleh

Buat Suasana Menyenangkan di PAUD

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Balita di tingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak dibebankan dengan belajar Baca Tulis Hitung (Calistung) seperti halnya di tingkat SD. Di masa usia emas itu harusnya balita diberikan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membebani pikiran.

Hal ini disampaikan Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Nila, Sabtu (25/8).
Intinya, kata dia, bagi anak yang harus disampaikan adalah melatih kemampuan mendengarkan terlebih dahulu. Sebab ia berkeyakinan, kemampuan anak itu ada tahapannya, mulai dari mendengar menjadi kemampuan berbicara lalu membaca kemudian menulis.

Menurut dia, apabila membaca itu dianggap sebagai sebuah kecakapan yang harus segera diajarkan kepada anak usia dini itu merupakan pandangan yang salah.

Nila mengatakan membaca merupakan proses yang terdiri atas dua bagian. Bagian pertama adalah decoding atau penerjemahan penglihatan yang memang merupakan sebuah kecakapan. Kedua adalah comprehension atau pemahaman, yang bergantung sepenuhnya pada kosakata dan pengetahuan lampau yang telah dimiliki seseorang.

“Seseorang itu berbicara atas apa yang didengarnya dan menulis atas apa yang dibacanya. Kalau sejak dini hanya membaca saja tanpa pemahaman maka dia tidak bisa ‘menulis’ dalam hal ini bukan menulis di atas kertas ya,” imbuh Nila.

Ia menyarankan, cara yang baik mengajar balita adalah dengan memberikan suasana belajar yang menyenangkan.

Menurutnya, belajar sambil bermain dan membuat anak-anak tidak cepat bosan. Di PAUD belajar Calistung di masukan dalam kurikulum pra keaksaraan yakni mengenal kata-kata dengan menggambar atau aktivitas kreatif lainnya.

“Yang boleh dilakukan adalah dengan mengajarkan lebih banyak kosakata, mendongeng, membacakan buku cerita yang kreatif dengan ekspresi, bernyanyi dan melakukan permainan atau games yang edukatif,” tutur dia.(02)

Rekomendasi Berita