oleh

Buat Keset Kaki dari Kain Perca

LINGGAU POS ONLINE, PASENAN – Menghasilkan karya bernilai ekonomis, dari modal kain bekas? Kenapa tidak. Ini sudah dibuktikan oleh murid SD Negeri Sri Pengantin, Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas.

Bersama Pengajar Muda – Indonesia Mengajar Muhammad, Syahruddin Nawir, Rabu (11/4) mereka belajar membuat keset kaki berbahan kain perca (bekas).

Dalam pelajaran Seni, Budaya dan Keterampilan (SBK) itu, para murid nampak asyik menggunting perca, lalu mengaitkannya di sebuah kawat dan ditata dengan baik dengan cara diikatkan.

“Saya mengajarkan ini kepada anak-anak, karena di Jepang sana, ada tiga mata pelajaran pokok yang harus anak kuasai. Pertama Basic Sains (dasar-dasar ilmu sains). Kedua Basic Art (dasar-dasar keterampilan) dan ketiga Social (sosial). Ketiganya dikembangkan melalui praktik langsung dan studi kasus dan dibandingkan dengan kejadian nyata di seputar kehidupan mereka,” jelasnya.

Oleh karena itu, murid SDN Sri Pengantin walau berada di pelosok tapi jari jemari mereka mampu bersaing global. Dalam pelajaran SBK, mereka tidak hanya berimajinasi terhadap karya yang akan mereka buat, tapi langsung mempraktikkan dan menghasilkan karya bahkan memiliki nilai ekonomis.

Dengan bermodal kain-kain bekas yang diminta dari tukang jahit di kota dan kawat terali sisa dari toko bangunan mampu mereka ubah menjadi maha karya anak dusun.(02)

Rekomendasi Berita