oleh

BPOM ‘Ngantor’ di Lubuklinggau

Kepala BPOM Provinsi Sumsel, Dewi Prawitasari
“Salah satu alasan perlu adanya kantor tetap BPOM di Kota Lubuklinggau untuk perketat pengawasan. Apalagi sebagian barang atau produk yang beredar di Kabupaten Mura, dan Kabupaten Muratara disuplai dari Kota Lubuklinggau…”

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam waktu dekan akan memiliki kantor di Kota Lubuklinggau. Tujuannya untuk mempermudah pengawasan BPOM Sumsel terhadap wilayah sekitar Lubuklinggau, juga Kabupaten Mura, Muratara, dan Empat Lawang.

Kepala BPOM Provinsi Sumsel, Dewi Prawitasari kepada wartawan Linggau Pos, Rabu (4/7) mengatakan, Kantor BPOM Kota Lubuklinggau akan berada di lingkungan Sekretariat Pemkot Lubuklinggau, tempatnya di Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Tim BPOM Lubuklinggau akan mulai standby minggu kedua atau ketiga Juli 2018. Diakui Dewi, bukan hanya kantor Sumber Daya Manusia (SDM) pun pihaknya meminta back up dari Pemkot Lubuklinggau.

“Sebagian SDM dari Sumsel sebagian lagi kami minta back up Pemkot,” kata Dewi.

Ditambahkan Dewi, kantor yang bakal ditempati sifatnya sementara. Itu artinya pihaknya akan membangun, atau meminta hibah dari Pemkot Lubuklinggau.

Menurut Dewi, salah satu alasan perlu adanya kantor tetap BPOM di Kota Lubuklinggau untuk perketat pengawasan. Apalagi sebagian barang atau produk yang beredar di Kabupaten Mura, dan Kabupaten Muratara disuplai dari Kota Lubuklinggau.

“Lubuklinggau kota transit, dengan kami standby di sini jadwal atau intensitas pengawasan maupun pemeriksaan lebih banyak,” ungkap Dewi.

Sementara itu Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengaku jika BPOM memiliki kantor di Kota Lubuklinggau cukup membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan barang beredar. Pemkot Lubuklinggau juga berusaha untuk mendukung.

“Apa yang bisa kita bantu, kita bantu,” cetusnya. (07)

Rekomendasi Berita