oleh

BPD Empat Lawang Jangan Cari Kesalahan Kades

“…Jangan mencari-cari kesalahan Kades, harus kompak terutama dalam mengelola Dana Desa (DD) yang telah digelontorkan oleh Pusat. Penerapan DD harus tepat sasaran dan sinkron dengan program prioritas Nasional dan Pemerintah Kabupaten…”

* Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad

LINGGAU POS ONLINE- Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad tegaskan kepada pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk tidak sengaja mencari-cari kesalahan Kepala Desa (Kades). Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kades, seharusnya kompak dalam membangun desa.

Hal ini ditegaskan Joncik, usai melantik 37 anggota BPD di Aula Kantor Camat Tebing, Rabu (18/12). 37 anggota BPD tersebut dari 7 desa di Kecamatan Tebing Tinggi, diantaranya Desa Ujung Alih 5 orang, Desa Gelanggang 5 orang, Desa Aur Gading 5 orang, Desa Rantau Tenang 7 orang, Desa Mekar Jaya 5 orang dan Desa Mekarti Jaya 5 orang.

“BPD jangan mencari-cari kesalahan Kades, harus kompak terutama dalam mengelola Dana Desa (DD) yang telah digelontorkan oleh pusat. Penerapan DD harus tepat sasaran dan sinkron dengan program prioritas Nasional dan Pemerintah Kabupaten,” tegas Joncik.

Anggota BPD juga diharapkan Joncik bisa bekerja dengan baik dan berkoordinasi dengan kades, untuk memajukan desa.

“Harus pahami hak dan kewajiban serta tugas BPD, termasuk dalam menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) yang di tanda tangani oleh ketua BPD dan Kades, ” jelas Joncik.

Masalah honor lanjut Joncik, dikarenakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Empat Lawang kecil, maka gaji Kades dan BPD Empat Lawang belum bisa dianggarkan dalam jumlah besar.

“APBD kita ini masih kecil jadi kisaran gaji BPD hanya Rp750 Ribu sampai Rp1 juta. Makanya agar bisa mendapat tambahan pemasukan, Kades dan BPD harus jeli dan kreatif untuk menggali potensi. Banyak, seperti galian C dan pengembangan Sektor Pariwisata,” ungkapnya.

Laporan Kayan Manggala

Rekomendasi Berita