oleh

BPBD Siaga Hadapi Karhutla

43 Desa Dinilai Rawan

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengadakan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Acara itu diadakan Jumat (11/5) guna mengantisipasi bencana asap akibat saat Asian Games XVIIII Tahun 2018.

Kepala BPBD Kabupaten Muratara, H Zulkipli mengatakan, sebagaimana antisipasi terjadinya Karhutla maka pihaknya besok pagi (hari ini, red) mengundang Dandim O406 MLM, Polres Musi Rawas , dan Kajari.

“Rakorsus Karhutla nanti akan diisi oleh Satgas penanganan Karhutla yakni Dandim, Polres dan Kejari selaku narasumber,” kata Zulkipli, Kamis (10/5).

Sementara peserta rapat tersebut yakni Kepala Desa (Kades) khususnya yang dinilai memiliki hotspot pada tahun sebelumnya. Di mana berdasarkan data yang diperoleh pihaknya di lapangan ada 43 desa yang rawan terjadinya hotspot.

“Peserta Rakorsus yakni seluruh Kades khusus Kades yang memilik titik hotspot tinggi yakni ada 43 desa,” papar dia.

Sementara itu juga, Rakorsus akan disampaikan informasi dan sanksi terhadap pembukaan lahan dengan membakar hutan, karena berdampak merugikan masyarakat bukan hanya di Kabupaten Muratara tapi juga secara nasional apalagi akan diadakan Asian Games pada Agustus 2018 mendatang.

“Selain paparan akan ada simulasi bagaimana memadamkan api oleh Dandim 0406 MLM, Insya Allah rapat nanti akan dibuka oleh Bupati Muratara,” beber Zulkipli.(12)

Rekomendasi Berita