oleh

BPBD Muratara Sosialisasikan Kewaspadaan Dini Terhadap Bencana

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Musim penghujan, tak hanya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai yang diminta waspada. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sekalipun turut meningkatkan kesiagaan kalau-kalau terjadi bencana.

Kesiagaan itu dibuktikan dengan dilaksanakan Sosialisasi Penanganan Bencana Alam di Aula Siti Rahma RM Sederhana, Kelurahan Muara Rupit, Selasa (19/12).

Sosialisasi diikuti 120 peserta yang terdiri dari perwakilan 82 desa, 7 kelurahan, 7 staf kecamatan, 10 anggota Tagana Muratara dan 14 orang dari TRC Muratara. Usai sosialisasi itu, mereka akan menjadi relawan bencana di setiap desa kelurahan dan kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Muratara, H Zulkifli kepada Linggau Pos, kemarin menjelaskan sosialisasi ini sebagai upaya memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat dari seluruh desa dan kelurahan yang nantinya akan menjadi relawan dalam menghadapi bencana.

“Sosialisasi ini dalam rangka kewaspadaan dini terhadap bencana daerah, sebagaimana tujuan utama sosialisasi yakni untuk mengurangi risiko bencana alam di Muratara dengan pemberian pemahaman kepada peserta mengenai bencana, pencegahan preventif sebelum terjadi bencana,” kata dia, kemarin.

Zulkifli mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu menjadikan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana alam.

Karena tim BPBD memiliki keterbatasan personil untuk menangani bencana, untuk itulah pihaknya meminta setiap desa dan Kelurahan maupun camat menjadi peserta sekaligus bertugas menjadi relawan setiap desa yang mau, Sukarela dan ikhlas dalam menjalankan tugas sebagai tim penanggulangan bencana daerah.

“Selanjutnya pasca sosialisasi ini akan ada pembinaan dan pelatihan agar anggota menjadi lebih siap dan tanggung dalam penanggulangan bencana,” imbuh dia.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), H Abdullah Matcik pada saat membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan kebanggaan atas upaya BPBD dalam kewaspadaan bencana alam.

Menurutnya sosialisasi ini menjadi cambuk penyemangat dalam menangani dan mencegah bencana alam di Kabupaten Muratara.

“Sosialisasi diharapkan mampu menjadi pemicu dalam mengurangi dan mencegah bencana dengan melakukan perencanaan matang baik pra maupun pasca bencana, sehingga dituntut untuk bekerja sama tim relawan dengan masyarakat,” kata dia.

Lebih lanjut yang paling utama, meminimalisir terjadinya bencana, dengan menjaga kelestarian lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai, karena bisa memicu bencana.

“Bencana bukan hanya terjadi dikarenakan faktor alam tapi disebabkan oleh ulah manusia dengan menebang pohon sebagai penyangga air, maupun membuang sampah ke sungai,” sebutnya.

Sosialisasi diisi oleh Narasumber dari Basarnas Palembang, Kasi Operasi, Inarwan, Kabid pencegahan dan kesiapan siagaan BPBD Sumsel, Syaifudin. BPBD Kabupaten Muratara, Dinkes Muratara.(07)

Komentar

Rekomendasi Berita