oleh

BPAD Lubuklinggau Terakreditasi A

Dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan RI

PRESTASI di tingkat Nasional, kembali diraih oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau. Rabu (15/11), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau, Hj Saleha menerima sertifikat hasil penilaian dari Perpustakaan RI.

Sertifikat akreditasi tersebut, dengan No. 00012/LAP.PU/IX.2017 dari Perpustakaan Nasional RI. Berdasarkan evaluasi dari Lembaga Akreditasi perpustakaan menetapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau menunjukkan kesesuaian terhadap standar nasional perpustakaan dengan nilai predikat A.

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengatakan, hal ini tentunya menjadi kebanggaan untuk masyarakat Kota Lubuklinggau, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang mampu meraih akreditasi A dari Lembaga akreditasi perpustakaan.

Nanan sapaan akrabnya ini pun memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Kita bangga atas prestasi ini. Kita imbau kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk terus bisa menjaga dan mempertahankan apa yang sudah diraih saat ini,” ungkap Nanan.

Selain itu, suami Hj Yetti Oktarina Prana ini juga meminta agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus meningkatkan apa yang sudah mereka lakukan selama ini.

“Terutama mengenai pelayanan. Jaga mutu pelayanan kepada pengunjung, serta layani mereka dengan ‘SENYUM’,” tegasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau, Hj Saleha mengatakan, penilaian dari lembaga akreditasi perpustakaan dilakukan di Agustus lalu. Ada tiga asesor yang hadir langsung ke kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk menilai.

“Dan instrumen yang menjadi penilaian cukup banyak. Mulai dari fisik gedung, pelayanan, koleksi buku, inovasi dengan pihak ketiga yang dilakukan serta instrumen lainnya yang alhamdulillah, kita dinilai baik dengan nilai 95,78,” ungkapnya.

Untuk di Pulau Sumatera, baru Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau yang mendapatkan akreditasi A dari lembaga akreditasi perpustakaan.

“Sesuai instruksi Walikota, kita akan pertahankan penilaian ini. Terus lakukan inovasi, serta memprioritaskan pelayanan dengan ‘SENYUM’,” tegasnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita