oleh

BOP untuk PAUD Sekitar Rp4 Miliar

MUSI RAWAS – Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Musi Rawas (Mura) tahun 2019 sekitar Rp4 miliar. Nominal itu lebih tinggi dibanding BOP 2018 yang hanya Rp3,8 miliar.

Kabar ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mura, Irwan Evendi melalui Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal Bukhori kepada Linggau Pos, Selasa (8/1).

Menurut Bukhori, BOP Rp3,8 miliar itu disalurkan untuk 242 lembaga PAUD. Sementara Rp4 miliar BOP 2019 kemungkinan besar bisa disalurkan untuk 290-an PAUD.

“Penyaluran BOP ini mengacu Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan hasil verifikasi dari Dinas Pendidikan ke lapangan. Jadi mekanismenya lembaga PAUD akan mengajukan ke Disdik Mura berbentuk proposal, setelah itu kami cocokkan dengan Dapodik-nya. Barulah kami ke lapangan, akan dilihat kondisi riilnya, lembaga benar masih ada atau tidak, dan muridnya benar di atas 12 orang tidak. Karena ada lembaga yang aktif di Dapodik tiga tahun, setelah itu tutup. Sebab PAUD inikan bukan pendidikan formal, dan kebanyakan dikelola perorangan,” imbuh Bukhori.

Kasi Kurikulum PAUD dan PNF, Johan Wahyudi menambahkan setiap tahun, jumlah BOP yang dikucurkan Direktorat Jenderal PAUD selalu naik. Menurutnya, ini menunjukkan meningkatnya jumlah anak yang terlayani oleh lembaga PAUD.

“Jadi dana ini hitungannya Rp600 ribu per anak per tahun. Pengucurannya, dari Dirjen PAUD langsung ke rekening lembaga PAUD. Yang bisa mendapatkan BOP ini, lembaga yang sudah punya izin dan memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), aktif di Dapodik dan memiliki anak didik minimal 12 orang,” jelasnya.

BOP ini, kata Johan Wahyudi, digunakan untuk operasional PAUD non personalia. Seperti membeli ATK dan pengadaan media pembelajaran PAUD.

“Realisasi penggunaan BOP dilaporkan ke kami, baik laporan manual tertulis, maupun laporan yang harus dientri ke BOP online,” terangnya.

Oleh karena itu, Disdik mengharapkan PAUD rutin mengentri perkembangan PAUD di Dapodik.

“Memang kendalanya SDM yang paham IT. Tapi saya lihat 2019 ini jumlah PAUD meningkat 50-an lebih di Dapodik,” jelasnya.(lik)

Rekomendasi Berita