oleh

BNN Empat Lawang Tidak Ada Anggaran untuk Tes Urine

“…Belum bisa berubah kita rehabilitasi secara sosial melalui rehabilitasi rawat jalan di BNN Kabupaten Empat Lawang, satu minggu sekali selama tiga bulan, dan dites urine lagi oleh BNN selama menjalani rehabilitasi…”

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Empat Lawang, Azhari
————————–

Empat Siswa Positif Alkohol Dibina

LINGGAU POS ONLINE- Terkendala anggaran, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang akui belum bisa melakukan tes urine ke sekolah-sekolah. Untuk pengadaan alat tes urine ke sekolah, diakui pihak BNNK belum disetujui pihak BNN Pusat.

Tes urine bisa dilakukan di sekolah, ketika pihak sekolah yang melakukan pengadaan alat tes urine. Hal ini diungkap Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Empat Lawang, Azhari saat dimintai penjelasan tindak lanjut hasil tes urine yang mereka lakukan di MAN 1, kemarin (22/10). Hasilnya tes yang mereka laksanakan tersebut, ada empat siswa diduga mengonsumsi alkohol.

Untuk kasus tersebut dijelaskan Azhari, pembinaan sudah mereka serahkan ke pihak sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK). Jika sudah dibina guru BK yang sudah dilatih pihak BNN masih terindikasi, pembinaan baru mereka ambil alih.

“Kalau memang belum bisa berubah kita rehabilitasi secara sosial melalui rehabilitasi rawat jalan di BNN Kabupaten Empat Lawang, satu minggu sekali selama tiga bulan, dan dites urine lagi oleh BNN selama menjalani rehabilitasi,” ungkapnya.

Ia berharap kedepan pihak sekolah lebih mandiri dan melakukan pengadaan alat tes urine. Bahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan staf khusus Bupati Empat Lawang yang membidani permasalahan penyalahgunaan Narkoba, untuk memberikan surat imbauan ke seluruh Kades dan sekolah melakukan tes urine mandiri minimal setahun sekali.

“MAN 1 kemarin kita berkoordinasi dengan saya terkait pembelian alat tersebut, jadi kami minta dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tebing Tinggi karena mereka memiliki anggaran untuk tes urine. Kami diberinya 25 alat untuk melakukan tes urine, yang hasilnya ditemukan empat siswa yang positif mengonsumsi alkohol,” jelasnya.

Saat ini diakuinya, hanya dua sekolah di Kecamatan Muara Pinang yang sudah rutin melakukan cek urine kepada siswanya sebagai syarat masuk sekolah.

“Sekolah belum melakukan, segera diberi surat imbauan dari BNN bekerja sama dengan Pemkab Empat Lawang, guna melakukan pengecekan tes urine secara mandiri minimal setahun sekali, agar siswa mereka tidak terkena dampak dari barang haram tersebut,” tambahnya.

Laporan Kayan Manggala

Rekomendasi Berita