oleh

BKPSDM Tunggu Surat Dari BNN

Kepala BKPSDM Muratara, Sudartoni
“Apabila nanti statusnya ditetapkan sebagai tersangka oleh BNN, maka gajinya dipotong 50-70 %…”

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muratara menunggu surat pemberitahuan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau. Perihal penangkapan seorang oknum Aparatur Sipil Negeri (ASN) di salah satu Bagian Sekretariatan Daerah (Setda) Muratara. Atas keterlibatan penggunaan narkoba.

Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara, Sudartoni, Jumat (24/11) mengatakan sesuai Undang-undang (UU) No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, apabila ada oknum ASN tersangka tindak pidana maka akan  diberhentikan sementara.

“Apabila nantinya statusnya ditetapkan sebagai tersangka oleh BNN, maka gajinya dipotong 50-70 %,” kata dia.

Tapi lebih lanjut, sebelum adanya keputusan tersebut, pihaknya masih menghormati dan mengutamakan asas praduga tak bersalah.

“Selagi belum ada keputusan, tentunya kita masih berpegang pada praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,” terangnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Muratara, Romsul Panani mengungkapkan sudah diproses melalui BNN. Sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) menghormati proses tersebut.

“Saat ini masih diproses oleh BNN, sebelum ada keputusan kita selaku APIP menunggu dan menghormati proses hukum yang masih berlangsung,” imbuhnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita