oleh

BK Kecewa Dewan Tidak Hadiri Rapat Internal

LINGGAU POS ONLINE, MAJAPAHIT – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Lubuklinggau, Merizal sesalkan banyaknya anggota dewan, yang tidak hadir saat rapat paripurna internal, dengan agenda mambahas LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, Kamis (1/11).

Menurut politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, Rapat seharusnya dijadwalkan sesuai dengan undangan dimulai pukul 14.00 WIB.

“Namun, yang hadir hanya 13 anggota dewan hingga pukul 15.30 WIB. Itu pun, dua diantaranya unsur pimpinan,” ungkapnya.

Rapat pun tetap dibuka oleh Wakil Ketua I, Taufik Siswanto.

“Namun setelah dimulai, anggota dewan Hambali Lukman melakukan interupsi yang mempersoalkan ketidakhadiran anggota dewan lainnya. Maka rapat di skor selama satu jam, sambil menunggu untuk memenuhi kuorum,” tegasnya.

Setelah Staf DPRD menghubungi anggota dewan yang belum hadir, maka hadir anggota dewan dari fraksi NasDem tiga orang dan satu anggota dewan dari fraksi PKB. Karena sudah memenuhi kuorum, rapat bisa dimulai tepat pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Lubuklinggau, apabila anggota dewan tiga kali berturut-turut tidak hadir saat rapat dengan tanpa keterangan, maka BK bisa memberikan sanksi kepada anggota dewan tersebut,” tegas Merizal, Rabu (1/11).

Sanksi awal, BK berhak memberikan teguran secara lisan. Kedua, diberikan teguran secara tertulis.

“Ketiga, ketika masih juga tidak hadir tanpa keterangan maka BK bisa mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Tentunya, melalui persetujuan pimpinan Partai masing-masing,” tegasnya kembali.

Selama ini ia menegaskan, anggota dewan dituntut untuk tingkatkan kinerja. Apalagi, anggota dewan baru saja mendapat kenaikan tunjangan. Salah satunya tunjangan transportasi, yang sudah mereka terima. Dan mereka tahu, kalau selama ini juga banyak masyarakat yang protes dan meminta dengan adanya tunjangan tersebut, kinreja dewan meningkat.

“Bukan seperti saat ini, malah tidak hadiri rapat internal. Ini yang kita sayangkan. Lembaga terhorman DPRD ini kalau bukan kitam siapa lagi yang mau menjaga kehormatannya. Bagaimana kita tidak diprotes, kalau kita saja tidak disiplin,” tegasnya.

BK dilanjutkannya, tidak segan-segan akan memberikan sanksi sesyau tatib DPRD. Karena diakuinya, ada beberapa anggota dewan, yang sudah tiga kali berturut-turut tidak hadiri rapat paripurna internal.

“Kita (BK, red), punya kewenangan untuk menjaga kehormatan lembaga DPRD. Saat ini kita sudah menginventarisir absensi, karena itu akan menjadi bukti kita ketika memberikan sanksi kepada anggota Dewan yang tidak disiplin,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepan anggota dewan lainnya bisa lebih disiplin.

“Karena kalau tidak, maka mereka sendiri yang akan rugi. Masyarakat tidak akan percaya lagi, dan tidak mau memilih ketika mereka kembali mencalonkan diri. Kita berharap, kesadaran mengenai kedisiplinan mereka kedepannya bisa lebih meningkat,” imbaunya (09)

Komentar

Rekomendasi Berita