oleh

Bisnis Cabai Kian Moncer

EMPAT LAWANG – Keputusan yang diambil oleh seorang pemuda Dusun Sawah, Kecamatan Muara Pinang, Suhardi (22) untuk menjadi petani cabai membuahkan hasil. Pasalnya ia terbilang sukses menjadi petani cabai di usia yang relatif muda.

“Saya lebih memilih untuk menjadi petani cabai membantu mengurusi kebun ayah. Ada juga kebun cabai yang punya saya sendiri. Kalau merantau belum jelas nanti saya akan dapat kerja atau tidak. Tapi dengan serius merawat dan menjalani bisnis kebun cabai ini, sudah jelas hasilnya,” jelas Suhardi, Jumat (8/2).

Dikatakannya, kebun cabainya memiliki luas 2 Hektare (Ha). Panen yang ia hasilkan ialah sebanyak 2-3 ton per sekali panen.

“Hasil panen ini saya jualkan kepada para penjual cabai. Biasanya tengkulak sendiri yang datang ke sini,” ucapnya.

Cabai hasil panen di kebun milik Suhardi dijamin segar dan rasa pedasnya pas di lidah. Kualitas cabai dijamin bagus dan dijual dengan harga yang relatif lebih murah.

“Harga cabainya Rp23 ribu per kg. Alhamdulillah setiap kali panen selalu saja cabainya habis dibeli oleh para tengkulak,” jelasnya. (key)

Rekomendasi Berita