oleh

Bisa Berdampak Pada Vaginismus

MENGANALISA kasus NB dan Bambang, Psikolog Irwan Tony menjelaskan, kalau dipaksa untuk anak seusia itu (NB,red) harusnya bisa melawan atau berfikir untuk kabur.

“Tapi sudah empat hari dan ditemukan karena orang tuanya mencari bukan korban menelepon atau apa. Bisa kemungkinan memang mereka saling jatuh cinta,” terang Irwan Tony, kemarin.

Mengenai persetubuhan usia dini yang dilakukan NB dan Bambang, ketika itu membawa trauma maka akan berdampak secara psikologis.

“Ya bisa saja NB trauma. Jadi nantinya akan muncul rasa rendah diri, minder, nggak percaya diri, perasaan bersalah, suka menyendiri, bahkan bisa vaginismus. Vaginismus itu kekakuan otot vagina atau alat kelamin perempuan ketika akan berhubungan karena traumanya,” terang Irwan Tony.

Ketika si korban merasa bersalah, saran Irwan Tony, jadikan ini pengalaman bahwa dalam relasi atau pacaran jangan sampai bablas.

“Karena kalau bablas yang akan rugi pasti perempuan. Isi waktu dengan hal yang bermanfaat dan positif. Sehingga bisa mengalihkan pikiran yang negatif,” sarannya lagi.

Kepada orang tua, lanjut Irwan, hal semacam ini harusnya bisa dicegah.

“Ya orang tua, saran saya harus memantau pergaulan anaknya baik secara realita maupun di dunia maya. Orang tua harus dekat dengan anak. Dengarkan curhatnya kalau mereka cerita. Dan pastikan orang tua punya waktu untuk mereka. Karena fase-fase remaja mereka butuh perhatian. Jangan sampai yang memberikan perhatian itu lawan jenisnya. Maka kita (orang tua,red) harus ada untuk mereka,” jelas Irwan.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita