oleh

Bimbingan Khusus Santri Kuliah di Yaman

Kepala SMA Ar Risalah, Mariska Kurnia Putri
“Alumni SMA Ar Risalah banyak yang tertarik kuliah ke Yaman. Makanya kami beri bimbingan khusus. Di Yaman, mereka kuliah gratis sejak awal, sampai lulus…
LUBUKLINGGAU – Sejak tahun 2014, belasan santri alumni SMA Ar Risalah lanjut kuliah ke Universitas Al-Ahqaaf Yaman. Hal ini menjadikan Pesantren Modern Ar Risalah melakukan bimbingan khusus bagi santri tersebut sejak kelas XI.

“Iya, jadi program kuliah ke Yaman ini sudah berlangsung sejak alumni tahun 2013/2014. Bahkan sudah ada satu alumni SMA Ar Risalah yang lulus dari Al-Ahqaaf University, namanya Afiqoh. Sekarang dia sedang lanjut S2 di Surabaya,” terang Kepala SMA Ar Risalah Lubuklinggau, Mariska Kurnia Putri, Sabtu (26/1).

Program bimbingan itu, kata ibu yang karib dipanggil Nia ini, dilakukan sejak santri masih kelas XI.

“Kelas IX-nya, anak dimatangkan dari sisi tahsin dan nahwu shorof. Setelah itu sudah bagus, kelas XII dimatangkan dari sisi pembacaan kitab kuningnya. Ini dibimbing langsung oleh Pimpinan Pesantren Modern Ar Risalah, Ustadz Fahmi,” terang Nia.

Setiap tahun, lebih dari 10 santri yang mengikuti program ini. Kuliah ke Yaman juga menjadi salah satu unggulan bagi SMA yang telah terakreditasi A ini.

Menurut Nia, dari jumlah yang ikut bimbingan itu biasanya sebagian besar bisa lulus seleksi dan lanjut kuliah ke Yaman.

“Santri Ar Risalah banyak yang ingin kuliah ke Yaman, karena pimpinan kami, Ustadz Fahmi dan Ustadz Budi Satriadi alumni Al-Ahqaaf Yaman. Melihat bagaimana keduanya membesarkan Ar Risalah dengan penuh kreativitas membuat santri ingin juga seperti mereka,” jelas Nia.

Ia membenarkan, tak mudah untuk bisa lulus seleksi masuk kuliah ke Yaman. Sebab ada ribuan alumni SMA sederajat di Indonesia berkeinginan kuliah di sana.

“Ya persaingannya ketat. Selain ikhtiar belajar, doanya juga musti kuat. Makanya mereka nggak bisa main-main kalau mau ikut program ini. Keunggulan kuliah di Yaman itu gratis kuliah dari mulai sampai selesai. Lalu dari iklim pendidikannya memang baik. Disamping itu, banyak ulama di Indonesia ini memang lahir dari menempa ilmu di Yaman. Jadi secara kualitas, memang sudah diakui,” imbuh Nia.

Selain mempersiapkan siswa-siswinya yang akan melanjutkan kuliah ke Yaman, saat ini SMA Ar Risalah juga sudah mulai menyelenggarakan les tambahan untuk siswa kelas XII.

“Mulai les Februari 2019 ini. Sebab 11 -16 Maret sudah ujian praktik, lanjut 18-23 Maret USBN tertulis, lalu tanggal 1,2, 4, dan 8 April UNBK,” imbuhnya. (lik)

Rekomendasi Berita