oleh

Bidan Diminta Kompeten dalam Bekerja

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Wakil Bupati Musi Rawas (Mura) sekaligus Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Musi Rawas (Mura), Hj Suwarti meminta bidan di Mura kompeten dalam bekerja. Sehingga, mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Suwarti menjelaskan, saat ini tenaga bidan di Mura sebanyak 529 orang, terdiri 234 berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 295 Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Dengan rincian, mulai dengan Kebidanan (D1) sebanyak 14 orang, Kebidanan (D2) sebanyak 470 orang, Bidan Pendidik (D3) sebanyak 40 orang, bidan Klinis (D4) sebanyak 4 orang, dan Kesehatan (S1) 1 orang.

“Ikatan Bidan Indonesia (IBI), organisasi profesi bidan di Indonesia yang menjadi wadah bagi bidan dalam mencapai tujuan. Melalui kebijakan peningkatan profesionalisme anggota, guna menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan berkualitas,” kata Hj Suwarti, Selasa (22/5).

visi IBI mewujudkan bidan profesional berstandar global, dengan Misi IBI adalah meningkatkan kekuatan organisasi, meningkatkan peran IBI dalam meningkatkan mutu pendidikan bidan serta pelayanan, meningkatkan kesejahteraan anggota dan mewujudkan kerjasama dengan jejaring kerja.

“Nilai-nilai yang mendasari IBI adalah mengutamakan kebersamaan, mempersatukan diri dalam satu wadah, pengayoman terhadap anggota, pengembangan diri, peran serta dalam komunitas, mempertahankan citra Bidan dan pelayanan berkualitas kepada ibu dan anak,” ungkap Hj Suwarti.

Menurut Suwarti, kegiatan-kegiatan yang pihaknya lakukan selama ini, seperti workshop dan lainnya merupakan sebuah tempat dalam mengakomodasi potensi dan meningkatkan keterampilan bidan.

“Agar dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya untuk mencegah terjadi kematian ibu dan bayi, serta dapat berbagai pengalaman dan kepedulian bersama dalam memahami dan bertindak nyata serta bekerja bersama-sama dalam menghadapi kondisi kesehatan masyarakat yang saat ini,” terang Hj Suwarti.

Suwarti mengharapkan, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bidan harus mematuhi peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Karena, bidan yang akan menjalankan praktik dan pekerjaan profesinya, sehingga harus kompeten yang dibuktikan dengan sertifikat profesi.

“Saya berharap kepada seluruh bidan di Mura agar bekerja dengan baik, sehingga nantinya dapat diterapkan bagi masyarakat di Kabupaten Mura ini,” harap Hj Suwarti. (04)

Rekomendasi Berita