oleh

Besok, Hasil Tes Kesehatan Diumumkan

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Hari ini (16/1) sekira pukul 14.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau menerima hasil pemeriksaan kesehatan yang sudah dilakukan Himpsi, BNN dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Selatan (Sumsel). Di situ, sudah dijelaskan apakah tiga bakal Pasangan Calon (Paslon) yang sudah mendaftar ke penyelenggara Pemilu disarankan atau tidak untuk jadi kepala daerah.

“Hasilnya kita jemput langsung, untuk menjaga kerahasiaannya. Dan memang, dokumen itu sangat penting,” kata Divisi SDM KPU Kota Lubuklinggau, Debi Arianto, Senin (15/1).

Maka, dilanjutkan Debi, esok harinya (Rabu, 17/1) hasil pemeriksaan tersebut diserahkan ke masing-masing bakal Paslon, berikut perinciannya.

Dan memang, hasil dari pemeriksaan kesehatan ini jadi acuan KPU dalam menetapkan siapa-siapa saja yang berhak jadi peserta Pilkada yang akan dilakukan pada 27 Juni mendatang.

Ditambahkan, Divisi Teknis KPU Kota Lubuklinggau, Gatot Widjianto bila ada bakal paslon yang tidak disarankan untuk jadi Kepala Daerah, bisa diganti dengan nama lain. Baik bakal Paslon yang berasal dari jalur Partai Politik (Parpol), maupun perseorangan.

“Dalam PKPU No. 15 Tahun 2017 tentang Pencalonan, Pasal 78 sudah jelas kalau pergantian dalam dilakukan oleh Parpol, gabungan Parpol atau calon perseorangan dalam hal dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan, berhalangan tetap dan dijatuhi pidana dengan kekuatan hukum tetap,” jelas Gatot.

Jadi, dilanjutkan Gatot, dalam proses pencalonan semua kandidat diberlakukan sama, baik Parpol, koalisi Parpol, maupun calon perseorangan.

“Semua diberlakukan sama,” jelasnya.

Sementara itu Ketua IDI Sumsel, dr Rizal Sanip kepada Linggau Pos, menjelaskan, Minggu (14/1) baru tuntas pelaksanaan tes kesehatan terhadap 39 bakal Paslon kepala daerah di Sumsel.

“Iya, hari ini (16/1) hasilnya akan diserahkan ke KPU,” jelasnya.

Ada tiga penilaian yang dilakukan 30 dokter spesialis terhadap 38 bakal Paslon, termasuk dari Kota Lubuklinggau. Yaitu, medikal, Psikologi dan BNN.

“Kalau salah satu tidak memenuhi persyaratan, tentunya keputusan pada KPU. Bukan pada kami. IDI hanya menyampaikan hasilnya. Mengenai proses cek kesehatan ini, masing-masing bakal Paslon dicek sekira 5 jam. Kebetulan kami siapkan 16 kamar,” imbuhnya.

Mulai dari kepala sampai kaki, kata dr Rizal Sanip, dicek menyeluruh.

Meliputi, Laboratorium, rontgen dada, USG perut, karotis, ekg, tritmil, THT, mata, paru, jantung, hati, ginjal, usus, prostat, tulang dan otot, syaraf,dan psikiater.

Sementara bakal calon Walikota Lubuklinggau, H Rustam Efendi menjelang penetapan hasil tes kesehatan yang akan di keluarkan KPU Kota Lubuklinggau, menurutnya tidak perlu dikhawatirkan.

“Berdoa saja semoga lancar tidak ada halangan, kita serahkan kepada tuhan yang maha kuasa. Semoga saja lulus dan tidak ada kendala,” kata H Rustam Efendi.

Mengenai persiapan pada Pilkada 27 Juni mendatang, pihaknya menunggu penetapan dan langkah yang diberikan oleh penyelenggara.

“Kita kalau dikatakan siap, dari dulu sudah siap tapi semua mempunyai prosedur yang berlaku jadi kita tunggu doakan saja semua berjalan dengan lancar,” ucapnya. (11/05/19)

Komentar

Rekomendasi Berita