oleh

Cuaca Ekstrim, JCH Rame-rame Berobat ke Klinik Kloter

LINGGAU POS ONLINE – Cuaca di Mekkah mencapai 44 derajat celcius. Cukup panas. Sehingga banyak Jemaah Calon Haji (JCH) kelelahan, dan batuk-batuk. Sehingga mereka sangat memanfaatkan Klinik Kloter yang tersedia.

“Ya, sempat ke klinik kloter. Ada seorang dokter dan dua perawat di sana. Kalau tadi (kemarin, red) tim medis visitasi ke kamar-kamar jemaah. Kami minta ditensi. Biar tahu tekanan darahnya,” jelas Kontributor Haji Linggau Pos asal Kabupaten Muratara, Abdullah.

Kemarin juga, Abdullah mengabarkan seluruh JCH asal Muratara sehat walafiat.

“Kalaupun batuk, nggak sampai ke rumah sakit. Jangan sampai. Kalau ke klinik saja tidak apa-apa,” imbuhnya.

Sementara JCH asal Kota Lubuklinggau, khususnya yang putra menunaikan Salat Jumat di Masjidil Haram.

Kontributor Haji Harian Pagi Linggau Pos, asal Kota Lubuklinggau, Ari Narsa mengatakan persiapan Salat Jumat di Mekkah lebih cepat. Dirinya sangat bersyukur diberikan kesempatan oleh Allah bisa Salat Jumat di Masjidil Haram.

“Persiapan Salat Jumat di Masjidil Haram, Mekkah lebih cepat, dan waktu berangkat pun lebih cepat karena untuk cari tempat salat, karena jemaah salat sangat banyak,” ungkapnya.

Selain itu, Ari juga mengabarkan semua jemaah haji asal Lubuklinggau sehat walafiat.

“Alhamdulillah jamaah Lubuklinggau sehat semua hanya ada beberapa jemaah yang mengalami sakit batuk, pilek karena kelelahan dan kurang istirahat,” katanya.

Untuk tim kesehatan, dijelaskan Ari, tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI setiap kloter yang terdiri dari 450 jemaah ini dilayani 1 orang dokter dan 2 orang perawat serta setiap kloter disiapkan satu posko kesehatan.

*** Jemaah Baca Yasin Bersama

Dalam rangka pemantapan niat dan memohon perlindungan kesehatan, selamatan hingga puncak haji nanti. Maka JCH asal Kabupaten Musi Rawas (Mura), membaca Surat Yasin dan tahlil bersama, di Hotel Sama Alezz Kota Mekkah, Jumat (26/7).

Kontributor Haji Linggau Pos, M Rais menyampaikan yasinan, tahlil dan doa bersama ini kepasrahan dilakukan agar persiapan dan pelaksanaan acara penyambutan JCH selanjutnya berjalan lancar, tanpa halangan apapun.

Menurutnya, pembacaan doa bersama dan ayat-ayat Alquran tersebut adalah bagian dari usaha dan ikhtiar yang dilakukan petugas haji agar penyelenggaraan Ibadah haji berjalan sukses.

“Ini adalah bentuk kepasrahan terakhir kepada Allah. Usaha fisik sudah kita lakukan, selanjutnya kita berdoa dan tawakal kepada Allah,” kata M Rais.

Selain itu, para jemaah saat ini setiap harinya masih fokus untuk beribadah di Masjid Haram. Dan semunya sehat semua, hanya kecapean saja.

“Alhamdulillah sehat, dan diberikan makan tiga kali sehari. Serta cuaca saat ini berkisar 41 hingga 42 celcius,” jelasnya. (lik/rrf/dlt)

Rekomendasi Berita