oleh

Bernyanyi Melatih Kecerdasan Anak

Inovasi Belajar di TK Bunda PKK

Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan di setiap PAUD/TK. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Karena bernyanyi juga menyimpan banyak manfaat bagi anak.

Laporan Qori Musdhalifah, Lubuklinggau

BERNYANYI membuat anak belajar dengan cara yang tidak membebani. Sebab bernyanyi adalah kegiatan menyenangkan yang dilakukan secara spontan tanpa paksaan sesuai dengan gerak hati anak, dan mendatangkan kegembiraan bagi anak itu sendiri.

“Kegiatan bernyanyi dilakukan setiap hari untuk meningkatkan mood anak agar menjadi baik. Setelah bernyanyi anak-anak kami ajak memulai aktivitas belajar. Terkadang dalam aktivitas pun, dengan bernyanyi atau nyanyian bisa menjadi sumber belajar mereka,” ungkap Kepala TK Bunda PKK, Yoyoh Saadiah, kemarin.

Fungsi bernyanyi pada usia dini, terang Yoyoh, cukup banyak antara lain guna merangsang perkembangan bahasa anak, hubungan sosial anak, kecerdasan emosi anak, kecerdasan nalar atau pikiran anak, serta mengembangkan keterampilan fisik anak. Oleh karena itu, banyak pendekatan pembelajaran, pelatihan dan pembiasaan anak usia dini dilaksanakan dengan bernyanyi dan kegiatan menyenangkan.

“Dengan bernyanyi, berbagai kemampuan dasar anak diperkembangkan. Terutama pada aspek kecerdasan otak, karena kecerdasan ini dikembangkan melalui lirik lagu yang digunakan sebagai penunjang pengajaran secara spesifik, dikarenakan isi nyanyian yang juga merupakan materi pelajaran yang dilakukan dengan ceria, bebas, dan tanpa beban. Contohnya, seperti lagu ‘dua mata saya, hidung saya satu….’ secara tidak langsung anak-anak dikenalkan dengan nama-nama benda dan fungsinya melalui aktivitas bernyanyi,” paparnya.

Dan lanjutnya, selain memberikan nilai positif terhadap perkembangan anak, bernyanyi juga dapat dijadikan salah satu media alternatif untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang dapat membangun kepribadian anak yang lebih baik di masa yang akan datang. (*)

Rekomendasi Berita