oleh

Berikan Penyuluhan Obat dan Kelas Ibu Hamil

PASAR PEMIRI – Puskesmas Sidorejo bersama kader Posyandu Kelurahan Pasar Pemiri adakan kegiatan posyandu bulanan, baik balita maupun lansia, Rabu (23/7). Tidak hanya posyandu bulanan, mereka juga mengadakan penyuluhan tentang obat serta kelas ibu hamil.

Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia diikuti warga Kelurahan Pasar Pemiri dari pukul 09.00 WIB sampai selesai di Posyandu Mawar 10, tepatnya di belakang kantor Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Ketua Kader Posyandu Balita Mawar 10, Lena mengatakan kegiatan yang dilakukan anggota Puskesmas Sidorejo dan kader posyandu Kelurahan Pasar Pemiri rutin setiap bulannya, untuk memantau tumbuh kembang anak dari bayi umur 0 sampai 12 bulan, balita umur 0 sampai 5 tahun, dan warga Lanjut Usia (lansia).

“Kali ini dari Puskemas Sidorejo melalui Bagian kebidanan yang diwakili, Yenita dan Apoteker, Fera Irawati juga memberikan penjelasan tentang obat dan makanan, serta kelas ibu hamil. Untuk penyuluhan mengenai obat-obatan, mereka meminta warga lebih cermat dalam mengamati kemasan obat dan mempelajari informasi yang tertera, seperti nama dagang, nama bahan aktif, dosis/kekuatan bahan aktif, bahan aktif utama dan tambahan pada obat kombinasi. Kemudian mengelompokkan obat berdasarkan bahan aktif, bukan berdasarkan indikasi,” jelasnya.

Ia melanjutkan, masyarakat memerlukan informasi yang jelas benar dan dapat dipercaya, karena saat menentukan jenis dan jumlah obat yang diperlukan harus berdasarkan kerasionalan penggunaan obat. Hendaknya hanya dilakukan untuk penyakit ringan dan bertujuan mengurangi gejala, menggunakan obat dapat digunakan tanpa resep dokter sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku

Sedangkan untuk kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu-ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu sampai dengan 36 minggu menjelang persalinan. Tujuan kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir dan akta kelahiran.

“Di kelas ibu hamil, mereka mendapatkan informasi dan saling bertukar informasi mengenai kehamilan, persalinan, nifas serta perawatan bayi baru lahir. Kelas ibu hamil dianjurkan paling sedikit 4 kali pertemuan, sebaiknya 1 kali pertemuan bersama suami/keluarga,” lanjutnya. (adi)

Rekomendasi Berita