oleh

Berikan Penginapan Gratis Peserta CPNS, Masjid Nur Al Iman Kedatangan Tamu dari Kalimantan

LINGGAUPOS.CO.ID – Fasilitas gratis menginap, antar jemput dan minum yang diberikan Masjid Nur Al Iman di Desa Wonosari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas, memberikan manfaat bagi peserte tes CPNS Musi Rawas yang dilaksanakan di SMPN Megang Sakti.

Sampai dengan pukul 14.00 WIB, Selasa (11/2/2020) terdata sudah 204 orang atau peserta tes CPNS yang menginap di lantai dua masjid. Bahkan ada satu peserta tes yang sangat jauh, juga menginap di sana.

Yakni dari Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah, diketahui bernama Hindris J. “Menurut cerita ke kami, dia dari Palangka Raya naik pesawat hingga ke Palembang, kemudian naik travel ke Megang Sakti,” jelas Ida Mariyani, petugas administrasi Masjid Nur Al Amin.

Ditambahkan Ida, Hindris setelah selesai mengikuti tes, sudah pulang pada Jumat (7/2/2020), dan mengaku sudah berada di kampung halamannya. “Kami kan ada nomor telepon/WA untuk call center, ia memberitahu sudah sampai di Kalimantan,” jelas Ida.

Sementara itu Budi Santoso, pengurus Badan Usaha Milik Masjid (BUMM)  Nur Al Amin, yang setiap hari stand by di masjid, menjelaskan biasanya banyak yang datang selepas magrib. “Bahkan sampai malam hari, mereka berdatangan untuk tes pagi harinya,” jelasnya.

Peserta tes bukan hanya diberikan fasilitas nginap dan minum gratis. Namun mereka diberikan angkutan bus gratis dari masjid ke lokasi tes. “Jadi pagi kami antar, kemudian bus pulang ke masjid. Nanti akan mengantarkan yang tes di waktu berikutnya sekaligus menjemput yang selesai tes,” tambah Budi.

Abdul Kadir, pengurus Majid Nur Al Iman mengatakan, pengurus masjid hanya ingin membantu meringankan beban peserta tes CPNS. “Kami memang sudah menyiapkan rumah singgah, namun dalam proses pembangunan,” ia menambahkan.

Bahkan untuk memberikan pelayanan kepada peserta tes CPNS, pengurus masjid juga membantu mencarikan travel untuk yang hendak pulang langsung ke daerah asal. “Juga ada yang kami jemput di Simpang Periuk, karena perempuan dan baru sekali ke Megang Sakti,” katanya.

Mat Tahan, salah seorang peserta tes, mengaku mendapatkan informasi dari media sosial bahwa masjid memberikan layanan penginapan gratis. Selasa (11/2/2020) pagi dari Bingin Teluk, Musi Rawas Utara ia ke Lubuklinggau.

“Dari Lubuklinggau saya langsung ke lokasi tes menumpang angdes kuning, untuk mengetahui kondisinya. Kemudian jalan kaki ke masjid, namun di jalan bertemu orang yang mengajak saya ikut. Saya pun dibonceng ke masjid,” jelasnya, yang ditemui usai registrasi menginap ke petugas administrasi Ida.

Berbeda dijelaskan Marhen, dari Pedamaran, Ogan Komering Ilir (OKI). Ia mengetahui keberadaan masjid ini, dari teman-temannya yang lebih dahulu mengikuti tes. “Saya datang Senin (10/2/2020) sore, tes besok (Rabu, 12/2/2020),” katanya.

Saat ditemui, di lantai dua masjid, Marhen sedang asyik memainkan ponselnya. “Sekarang memang masih sepi, nanti malam biasanya ramai. Seperti kemarin juga seperti itu,” ia mengatakan.

Kapolsek Megang Sakti AKP H Purwono Jaya, mengapresiasi pengurus masjid Nul Al Iman yang memberikan penginapan gratis. “Beberapa hari lalu, ada travel yang mengantarkan penumpang peserta tes malam hari,” katanya.

Awalnya diantarkan ke lokasi tes di SMPN Megang Sakti. Karena tidak mungkin menginap di sana, akhirnya sopir travel berinisiatif mengantarkan ke Polsek. “Mereka berharap bisa menginap di polsek. Namun karena kondisi tidak memungkinkan, kami arahkan ke Masjid Nur Al Iman,” tambah Kapolsek.

Sementara pantauan di lantai dua masjid yang digunakan sempat tempat menginap, oleh pengurus masjid di beri sekat menggunakan triplek, membatasi laki-laki dan perempuan. Selain itu di tempat perempuan juga ditutupi dengan kain.

Kemudian juga tersedia dua kamar mandi untuk laki-laki, dan dua kamar mandi untuk perempuan. “Alhamdulillah mereka tidak sampai antri. Karena sebelum subuh merekapun sudah mandi,” tambah Ida.(*)

Rekomendasi Berita