oleh

Berharap Kader Jalankan Ideologi PDIP

LINGGAU POS ONLINE, BATU URIP TABA -Tahun ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) genap berusia 45 tahun. Dalam momentum usia partai berlambang banteng gemuk, Wakil Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Riezky Aprilia berharap seluruh kader PDIP benar-benar menjalankan ideologi partai.

Seluruh kader mulai dari ranting, Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) benar-benar menjalankan ideologi PDIP.

“Saya berharap seluruh kader PDIP kembali ke jalan ideologi partai yang sesungguhnya. Jangan hanya menjadi jargon saja, merdeka…merdeka… merdeka. Tapi kenyataannya kader tidak mengamalkan itu,” kata Magister Hukum Pidana, Universitas Padjajaran kepada Linggau Pos, Minggu (7/1).

Adapun ideologi PDIP adalah memperjuangkan cita-cita kemerdekaan yang dikenal dengan Trisakti Bung Karno. Yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam berkebudayaan.

Istri Giovani Battista Monsafor menilai bahwa kader-kader PDIP yang duduk di DPRD Kota Lubuklinggau, belum maksimal menjalankan ideologi partai.

“Sangat jelas bahwa namanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, benar-benar berjuang untuk rakyat. Bisakah kader PDIP mulai dari DPC hingga tingkat ranting mengamalkan ideologi bergotong-royong,” ucap putri sulung H Riduan Effendi dan Hj Septiana Zuraida.

Menurut Sarjana Hukum lulusan Universitas Parahyangan, peran partai bukan hanya pesta lima tahunan seperti Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Tapi peran partai harus berkontribusi kepada masyarakat.

“Apabila partai hanya diasumsikan sebagai alat maka itulah yang akan terjadi pada saat tidak ada Pilkada, Pileg, Pilpres tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan, sejatinya keberadaan partai berkontribusi untuk masyarakat,” jelasnya.

Sembari menambahkan kader partai harus kembali on the track karena sesuai dengan tujuan didirikannya partai untuk mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan ideologi partai masing-masing. Masih kata wanita kelahiran 18 April 1982, bahwa Presiden Jokowi sebagai kader PDIP punya program Nawacita.

“Untuk itu kader PDIP harus sejalan dengan program tersebut supaya program kerja bisa maksimal, mendukung dan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat bukan hanya bisa memberikan pencitraan. Program Nawacita harus diiringi oleh kader partai secara maksimal,” papar ibu dari Ahmad Ravi Alwan Rinarco, Khalil Ahmad Maximus Odelio, Jaden Maliq Ahmad Deo dan Quentin Zoltan Farriq Ahmad.

Sebagai bakal calon Wakil Walikota (Wawako) mendampingi H Rustam Effendi sebagi bakal calon Walikota diusung PDIP dan PPP, Riezky berharap mesin partai bisa bekerja secara maksimal. Jangan sampai kader partai punya pemikiran bahwa kemenangan kandidat yang diusung merupakan kemenangan pribadi.

“Harapan saya sebagai kandadit mesin partai bisa bekerja secara maksimal jangan sampai kontribusi kepada kandidat tidak ada. Saya berharap kader PDIP benar-benar all out. Ini bukan soal kemenangan Rustam-Riezky tapi kemenangan partai karena apabila kami jadi maka ada andil partai di situ. Partai dan kandidat itu harus bekerja sama, karena tidak bisa kami berdiri sendiri,” harapnya.

Sejauh ini menurutnya, mesin partai yang mengusungnya sudah berjalan dengan baik.

“Kami sudah melakukan koordinasi dan rapat-rapat bersama secara internal,” akunya.

Sebagaimana pesan dari DPP PDIP bahwa kemenangan Pilkada 2018 merupakan target untuk kemenangan Pileg dan Pilres 2019. (21)

Komentar

Rekomendasi Berita