oleh

Berharap Dibangun Permanen

Lurah Taba Pingin Khawatirkan Kondisi Jembatan

Kondisi jembatan gantung Kelurahan Taba Pingin dengan Kelurahan Siring Agung mengkhawatirkan. Hal itu diungkapkan Lurah Taba Pingin, Sri Efriyanti kepada Linggau Pos, Senin (4/2).

Laporan Gery Cipta Sebangun, Taba Pingin

SETIAP setengah tahun sekali, jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Taba Pingin dan Kelurahan Siring Agung dilakukan pemeliharaan. Sehingga tiga bulan sekali pihak kelurahan mengajukan usulan pemeliharaan tersebut. Hanya saja, karena banyak warga yang melintas, per hari mencapai 500 orang lebih, kondisi jembatan kian mengkhawatirkan.

“Yang melintas di jalan itu, bukan hanya warga Kelurahan Taba Pingin. Dulu, memang jembatan itu untuk jalur melintas warga ke kebun. Tapi sekarang, pelajar mau ke SMAN 4 Lubuklinggau dan masyarakat umum juga melintas di situ agar jarak tempuh lebih dekat. Makanya, demi keamanan kami berharap jembatan itu dibeton (permanen,red) saja,” tutur Lurah Taba Pingin, Sri Efriyanti, Senin (4/2).

Warga pun mengusulkan hal tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (21/2).

Ibu yang karib dipanggil Sri ini mengatakan, ia telah membuat laporan tertulis kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau. Namun sampai saat ini belum ada jawaban.
Selain jembatan, dalam Musrenbang, kata Sri, warga juga mengusulkan pengerasan jalan setapak di RT 03 dan rehab sejumlah titik drainase.(*)

Rekomendasi Berita