oleh

Berharap Diangkat CPNS

Honorer Mengabdi untuk Daerah

Sejak 2009 lalu, Safron (37) mulai mencurahkan tenaga dan pikirannya di Sekolah Dasar (SDN) 2 B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. Apa suka dukanya selama delapan tahun mengabdi?

Laporan Suwito, B Srikaton

Hujan dan panas sudah menjadi hal biasa bagi Safron. Sejak dipercaya menjadi tenaga honorer seakan dirinya tidak mau bekerja di tempat lain lagi.

Satu harapan membuat Safron, sapaan intimnya, betah mengabdi kepada daerah yaitu ingin diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya sudah mulai menjadi honorer di sekolah ini sejak 2009 lalu. Dari awal memang komitmen saya ingin bekerja di sini. Pahit manisnya, tentu saja banyak, karena namanya tenaga honorer pasti harus melalui banyak hal termasuk dengan intensif, jam kerja, ataupun dibidang lainnya,” ungkap Safron, kemarin.

Menurut Safron saat bekerja di sekolah, dirinya dipercaya menjadi guru agama dan guru seni.

“Jarak tempuh dari rumah saya ke kantor lebih kurang setengah jam lebih. Kadang saya ikut teman-teman, kadang juga bawa motor sendiri. Bagi saya, namanya bekerja sama saja, dibuat senang saja, biar bekerjanya ikhlas dan menyenangkan,”ungkap pria mempunyai dua anak tinggal di Kelurahan Siring Agung.

Safron mengakui Kabupaten Musi Rawas saat ini mengalami kemajuan sangat pesat. Hal ini terbukti dengan banyaknya program diusung Bupati, H Hendra Gunawan dan Wabup Musi Rawas, Hj Suwarti.

“Kami sebagai tenaga honorer juga dituntut bersikap disiplin. Agar kedepan anak-anak yang diberi pelajaran lebih mengerti,” imbuh Safron berharap pemerintah bisa memerhatikan nasib honorer bekerja di pedesaan.

“Semoga saja ada pengangkatan untuk saya dan teman-teman lainnya. Saya ingin sekali jerih payah dan kesabaran selama ini, bisa membuahkan hasil, sesuai dengan yang diharapkan,” tutupnya dengan bijaksana. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita