oleh

Berharap Desa Teraliri Listrik

Kepala SDN Kembang Tanjung, Mulyadi
“Pada momen HUT Kemerdekaan RI ini, murid SDN Kembang Tanjung berharap desanya dialiri listrik dan tersambung dengan jaringan telepon. Sehingga mereka bisa belajar menggunakan penerangan yang memadai…”

Harapan Murid SDN Kembang Tanjung

LINGGAU POS ONLINE, KEMBANG TANJUNG – Ada pengharapan khusus keluarga besar SDN Kembang Tanjung, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-73.

Para murid yang juga menggelar upacara HUT RI itu, berharap desanya dialiri listrik dan tersambung dengan jaringan telepon. Sehingga mereka bisa belajar menggunakan penerangan yang memadai.

Kepala SDN Kembang, Tanjung Mulyadi, Jumat (17/8) menjelaskan, kemerdekaan ini adalah hak setiap warga negara termasuk warga Desa Kembang Tanjung.

“Desa yang selama 73 tahun Indonesia merdeka belum dialiri listrik dan belum ada jaringan telepon. Memang, Desa Kembang Tanjung merupakan desa yang terletak di ujung pedalaman Kabupaten Mura yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Empat Lawang,” jelas dia.

Meskipun tanpa listrik, jelas dia, seluruh masyarakat sangat bersemangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Di desa ini telah dilaksanakan berbagai perlombaan seperti voli, bulu tangkis, tenis meja, panjat pinang, dan menangkap bebek.

Puncak kegiatan dilakukan upacara bendera. Kepala Desa (Kades) Kembang Tanjung, Lukman Nawi bertindak sebagai inspektur diikuti 200 orang dan 65 murid SDN Kembang Tanjung.

“Untuk Paskibra selama ini sudah dilatih Donal Iskandar, beliau guru honorer yang sudah 10 tahun mengabdi. Lalu, Rizal ini merupakan warga Desa Kembang Tanjung yang juga alumni Paskibra Kabupaten Mura dan pengajar muda Muhammad Ikbal (Guru Program Indonesia Mengajar),” terang Mulyadi.

Para anggota Paskibra SDN Kembang Tanjung ini menggunakan formasi pasukan delapan ala Istana Negara. Delapan murid yakni Imel Vanesa, Juli Bayu Permana, Denis, Nerlis Aprilia, Andini Priani, Hongki, Cander Pratama, dan Sanjay jadi anggota Paskibra. Mereka mengenakan kostum putih-putih ala Paskibra lengkap.

Selain Paskibra, paduan suara, pembaca UUD 1945, dan pemimpin upacara merupakan murid SDN Kembang Tanjung.

Mulyadi menegaskan, meski tanpa listrik, warga Desa Kembang Tanjung tetap merasakan kemerdekaan Indonesia. Dan berharap tahun ini desa dialiri listrik. (02)

Rekomendasi Berita