oleh

Berbuka, Jangan Langsung Minum Kopi

Direktur Rumah Sakit Siti Aisyah, Dr Mast Idris
“Ada baiknya untuk tidak menjadikan kopi sebagai minuman buka puasa. Pasalnya, kafein yang terkandung di dalamnya akan menyebabkan asam lambung meningkat setelah tidak terisi makanan seharian penuh…”

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Ada banyak makanan atau minuman manis yang bisa menjadi pilihan menu berbuka. Beberapa di antaranya ialah kolak, kurma hingga jus buah. Konsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka diharapkan cepat menggantikan kadar gula yang menjadi rendah saat berpuasa.

Dr Mast Idris Utsman E mengatakan konsumsi makanan atau minuman manis saat berpuasa tak perlu dilakukan terus-menerus sepanjang malam hingga menjelang tidur. Makanan atau minuman manis hanya dibutuhkan pada saat membatalkan puasa saja.

“Sekali saja yang dianjurkan makanan manis,” terang Direktur Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) ini, Sabtu (19/5).

Karena kalau berlebihan, bisa menyebabkan keluhan pada perut. Selain itu ada baiknya untuk tidak menjadikan kopi sebagai minuman buka puasa. Pasalnya, kafein yang terkandung di dalamnya akan menyebabkan asam lambung meningkat setelah tidak terisi makanan seharian penuh.

“Minum kopi boleh, tapi jangan langsung minum kopi untuk membatalkan puasa. Minum kopi setelah mengisi perut dengan makanan lain tidak apa-apa,” tuturnya.

Agar lebih aman, kata dr Mast Idris, sebaiknya, awali dengan minum air putih untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa dan tidak mengganggu fungsi lambung yang sudah berjam-jam tidak terisi. Setelahnya, diperbolehkan mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Selain memberikan tips untuk berbuka puasa yang baik dan benar, Ketua Harian Yayasan Jantung Indonesia itu juga menjelaskan mekanisme tubuh dalam menyerap energi dari makanan sahur yang disantap pagi hari. Hal ini bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat tentang apa yang dibutuhkan tubuh Anda ketika menjalani puasa.

“Makanan akan dicerna oleh tubuh selama 6-8 jam. Setelah diolah menjadi gula dan habis, tubuh akan mengambil cadangan makanan dari dalam hati. Namun, jika cadangan makanan di dalam hati telah habis, maka tubuh akan mengambil cadangan makanan dari otot,” lanjut dr Mast Idris.

Oleh sebab itu ia menganjurkan bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah puasa, supaya sahur dengan makanan bergizi dengan tujuan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menu sahur.

Karbo kompleks sendiri terdapat pada, roti gandum, beras merah, sayuran dan buah. Makanan tersebut bisa membuat kita kenyang lebih lama. (02)

Rekomendasi Berita