oleh

Beras Petani Muratara ke TTIC Palembang

Produksi Pangan Lokal Go Provinsi Sumsel

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melepas pengiriman atau penjualan beras petani ke Toko Tani Indonesia Centra (TTIC) Palembang.

Laporan Aspin Dodi, Bukit Langkap

KEPALA DKP Kabupaten Muratara, Titin Martini menjelaskan, ada tiga kegiatan pemerintah pusat dalam Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUMP). Yang mana dinilai telah diidentifikasi atau diversifikasi oleh Tim Ketahanan Pangan Kabupaten dan Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan.

Dijelaskannya, ketiga Gapoktan yang telah diverifikasi tersebut yakni Gapoktan Budi Lestari Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya, Gapoktan Giat Prima Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu dan Gapoktan Sido Makmur Desa Sumber Makmur Kecamatan Nibung.

“Ketiga Gapoktan tersebut masing-masing menerima bantuan dana sebesar Rp 160 juta yang langsung ditransfer ke rekening Gapoktan, untuk pembelian gabah atau beras sebanyak 38 ton selama tahun 2018 dan untuk operasional Gapoktan,” terangnya.

Lebih lanjut, pada Selasa (10/4) lalu, perdana dilakukan peluncuran penjualan dan pengiriman beras sebanyak 2,5 ton ke TTIC Palembang dalam hal ini oleh Gapoktan Budi Lestari Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya.

“Selanjutnya beberapa hari lagi akan diikuti oleh Gapoktan lainnya,” sebut dia.

Pengiriman beras petani ke TTIC Palembang ini sebagaimana program pemerintah pusat berupa PUMP yang bertujuan menyerap produk pertanian, stabilitas pasokan dan harga pangan serta efisiensi rantai tata niaga pangan.

“Diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh Gapoktan dan anggota serta petani di sekitar serta dapat membantu rakyat yang berpenghasilan rendah,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H Abdullah Matjik mengatakan pemerintah Muratara mengharapkan kepada Gapoktan yang menerima bantuan dana dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya.

“Kita harap dan himbau kepada tiga Gapoktan yang mendapatkan bantuan itu dapat digunakan sebagai mana mestinya, ” ucap Sekda kepada awak media kemarin.

Dirinya  mewakili pemerintah sangat mengharapkan usaha yang dilakukan oleh Gapoktan ini dapat berkemban sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Apabila usaha ini dijalankan dengan baik saya yakin dapat berkembang dengan baik dan perekonomian masyarakat Muratara terkhusus yang tergabung di Gapoktan ini,” terangnya.

Abdullah Maktjik mengimbau kepada Masyarakat terkhusus petani agar kembali bercocok tanam padi, mengingat harga komoditi karet dan sawit tidak stabil.

“Petani kembalilah ke sawah menanam padi karena nenek moyang kita dahulu sudah menanam padi, degan menanam padi saya sangat yakin akan membatu ekonomi masyarakat juga meningkat,” pesannya.(*)

Rekomendasi Berita