oleh

Berantas Mafia Bola PSSI-Polri Evaluasi MOU

JAKARTA – Plt Ketua PSSI Joko Driyono bersama Sekjen, Ratu Tisha datang ke Mapolda Metro Jaya guna memenuhi panggilan sebagai saksi oleh penyidik Satgas Antimafia Bola, terkait kasus pengaturan skor (Match Fixing)

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PSSI, Ratu Tisha memaparkan selain mendampingi Joko Driyono menjalani pemeriksaan. Pihaknya bersama Polri telah melakukan komitmen bersama guna melakukan perbaikan-perbaikan salah satunya, soal rencana MoU dengan pihak Kepolisian mengenai elemen pidana kasus yang serta pembinaan keamanan terhadap supporter disetiap pertandingan.

“Prinsipnya PSSI solid satu-kesatuan bahwa akan melakukan banyak perbaikan, usai dilakukan kongres nanti. Termasuk melakukan MoU oleh pihak Kepolisian,” kata perempuan yang pertama mengisi jabatan Sekjen PSSI ini di Jakarta, Kamis (24/1).

Ditanya soal penyelidikan kasus yang saat ini masih terus berjalan, Ratu Tisha menuturkan bahwa PSSI sangat menghomati proses hukumnya, dan memastikan akan selalu siap membantu proses yang dapat meringankan tugas kepolisian menangani elemen-elemen pidana yang ditemukan dalam kasus ini.

“Kami siap membantu kepolisian memastikan elemen pidana atas dugaan kasus match fixing ini, guna menjerat para pelakunya. Dan ini perlu dibedakan karena, ada dua sisi yang berjalan dan kami senang akan hal ini. Sisi kanan ada elemen pidana yang dilakukan kepolisian dan PSSI tidak bisa menjangkau, sisi lain ada elemen olahraga yaitu Identifikasi Match Fixing yang dimotori Ad Hoc Integrity. Dan hasilnya akan diberikan ke Komdis untuk ditindaklanjuti,” terangnya.

Sebelumnya, Plt PSSI, Joko driyono hanya berkomentar singkat terkait kehadirannya untuk memberikan keterangan terkait pengaturan skor di Liga 3.”Pemanggilan ini atas kasus pengaturan skor di Liga 3, antara Persibara vs PS Pasuruan yang kini sudah ditetapkan para tersangkanya. Dan saya diperiksa untuk dimintai keterangan dari kasus ini,” kata Joko Driyono di depan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dirinya pun hanya menambahkan, hal yang dilakukannya itu hanya untuk membantu Polri untuk segera mempercepat proses hukum yang ada. “Dan saya akan membantu proses ini agar bisa diselesaikan secepat-cepatnya,” ucapnya

Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penyelidikan atas kasus Match Fixing tidak berhenti hari ini, dan akan masih terus berjalan guna memberantas para mafia sepakbola di Indonesia dengan tujuan, agar sepakbola bisa maju kedepannya.

Adapun terkait agenda Satgas Antimafia bola hari ini, kata Argo, proses pemeriksaan saksi Plt Ketua PSSI Joko Driyono dan Wakil Bendahara PSSI Irzan masih sedang berlangsung. Namun, pihaknya sendiri tidak dapat mengungkapkan apa isi dari materi pemeriksaan tersebut.

“Untuk materi pemeriksaan itu teknis dari penyidik, dan tidak bisa kami sampaikan,” ucap Argo.

Argo menambahkan, selain melakukan proses pemeriksaan kedua saksi ini tim Satgas Antimafia Bola juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Vigit Waluyo yang dilakukan di Polda Jawa Timur.
“Prosesnya juga masih berjalan, tadi pagi dijemput dari lapas untuk di periksa di Polda Jatim,” singkatnya.

Sampai berita ini ditulis, proses pemeriksaan terhadap Plt PSSI Joko Driyono terus berjalan setidaknya, sudah sekitar 6 jam lebih sosok pimpinan tertinggi organisasi olahraga Sepakbola Indonesia ini berada didalam ruang pemeriksaan, dan tak kunjung keluar, sedangkan diluar gedung para awak media pun tetap setia menanti. (mhf/fin)

Rekomendasi Berita