oleh

Bentuk Satgas Cegah Money Politic

LINGGAU POS ONLINE, SUKAJADI – Relawan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau Nomor Urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar (NanSuko) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Hukum. Tugasnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Pilkada Kota Lubuklinggau.

Nanan panggilan akrab H SN Prana Putra Sohe mengatalan bahwa Tim NanSuko sudah membentuk tim hukum strukturnya terdiri dari pengacara. Dalam melaksanakan tugasnya Satgas Hukum dibantu Lapens. Disamping itu juga di-back up Pemuda Partai Keadilan Sejahtera (PKS), FKPPI, PPM dan AMPI.

“Mereka siaga untuk mengantisipasi kemungkinan ada yang melakukan money politic,” katanya kepada Linggau Pos di kediamannya di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Jumat (22/6).

Ketua Satgas Hukum NanSuko, Fauzi Arianto, SH, CIL mengatakan tujuan dibentuknya Satgas Hukum ini untuk mencegah atau paling tidak minimalisir praktik money politic.

“Pada prinsipnya mencegah praktik-praktik money politic dan jangan sampai Pilkada dicederai. Insyah Allah, Satgas kita sudah siap baik secara struktural maupun psikologis,” katanya.

Dijelaskannya Satgas yang dibentuk semacam reaksi unit cepat, begitu terjadi permasalahan-permasalahan seperti money politic kita langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Ditegaskannya melakukan money politic melanggar Undang-Undang (UU) No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada pada Pasal 187A, 187B dan Pasal 187C. Adapun pasal dimaksud yakni Pasal 187A ayat (1) setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi Pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Ayat (2) Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Pasal 187B Anggota Partai Politik atau anggota gabungan Partai Politik yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima imbalan dalam bentuk apapun pada proses pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp300 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Pasal 187C Setiap orang atau lembaga yang terbukti dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum memberi imbalan pada proses pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota maka penetapan sebagai calon, pasangan calon terpilih, atau sebagai Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota atau Wakil Walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47 ayat (5), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 24 bulan dan pidana penjara paling lama 60 bulan dan denda paling sedikit Rp 300 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Disamping mengantisipasi money politic Satgas Hukum juga bertugas mengawal form C1 sampai ke Posko NanSuko.

“Jangan sampai nanti ada intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga tahapan dihambat sebagai bentuk tanggung jawab Paslon untuk mengikuti Pilkada yang benar-benar sesuai yang diharapkan,” ucapnya.

Untuk diketahui, struktur Satgas Hukum terdiri dari enam orang termasuk ketua yakni Dedi Irawan SH, Gilang Ramadhan SH, Andika Wira Kesuma SH CIL, Danang SH dan Abdusyakir SH CLA CIL.

Dalam melaksanakan tugas di lapangan Satgas Hukum ini dibantu Laskar Pembela NanSuko (Lapens). Secara struktural Lapens ada di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). (05)

Rekomendasi Berita