oleh

Bentuk Kelompok Pengguna Air, Atasi Konflik Antara Petani-Pemilik Kolam

Sering terjadinya konflik mengenai pembagian air oleh petani dan pemilik kolam, anggota Komisi IV DPR RI, Fauzi H Amro menyarankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas segera membentuk Kelompok Pengguna Air.

Laporan Riena Fitriani Maris, Musi Rawas

Politisi Partai Hanura ini menyarankan, dibuatkan secara jelas mana yang masuk menjadi anggota kelompok pengguna air untuk bidang perikanan, dan kelompok pengguna air untuk bidang pertanian.

“Nanti mereka yang mengusulkan, sekaligus membuatkan jadwal pendistribusian air. Apakah tiga hari dialiri ke area pertanian, tiga hari selanjutnya dialiri ke area perikanan. Atau jadwal lainnya, yang sudah disepakati keduanya,” kata Fauzi H Amro.

Permasalahan selama ini, adanya konflik mengenai pembagian air lantaran tidak ada yang mengatur mengenai pembagian tersebut.

“Kalaupun ada Perda tentang irigasi, namun belum ditindaklanjuti melalui Peraturan Bupati,” tegasnya.

Ia berharap, saran ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak Pemkab Musi Rawas.

“Dan tentunya, harus difasilitasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Pertanian, Camat dan Kepala Desa (Kades). Agar segera ditunjang dengan regulasi, dan ditindaklanjuti dengan pembentukan kelompok serta pembagian jadwal. Kita yakin kedepan, tidak akan terjadi konflik mengenai air irigasi,” harapnya.

Saran ini, mendapat respon positif dari petani dan pemilik kolam di Kecamatan Tugumulyo.

“Ya kalau dengan adanya pembagian kelompok serta jadwal yang tepat, akan lebih bagus lagi. Yang paling penting, aturannya harus jelas, dan ditegakan. Sehingga kedepan, tidak ada dari petani maupun pemilik kolam yang mengeluh mengenai pembagian air yang tidak adil,” ungkap Edi, salah seorang petani. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita