oleh

Bendera Raksasa Berkibar di Gunung Kaba

LINGGAU POS ONLINE, CURUP- Bendara dengan panjang 17 meter dan lebar 45 meter berkibar di Gunung Kaba, dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73. Ini pengibaran bendera raksasa pertama di Provinsi Bengkulu.

Ketua panitia kegiatan Mahmud Yunus, menjelaskan pengibaran bendera dilakukan pukul 09.00 WIB serentak dengan pengibaran sang saka di Istana Negara.

“Peserta ada 3.000, kita sudah siapkan kegiatan ini selama satu bulan sebelumnya dan alhamdulillah lancar,” ungkap Yunus.

Dijelaskan Yunus, kegiatan pengibaran yang dimotori KNPI Provinsi Bengkulu ini diharapkan pemuda Indonesia memberikan semangat dan menyatukan kepemudaan di Provinsi Bengkulu. Menurutnya, dipilihnya lokasi pengibaran bendera raksasa di Gunung Kaba karena posisinya cukup strategis.

“Posisi pas, setiap tahun momen ini pengunjungnya banyak. Kita juga bekerja sama dengan organisasi lainnya yang di Provinsi Bengkulu, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin,”katanya.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama perangkat desa setempat, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos pengamatan gunung Api Kaba, Sigit Widianto, yang hadir dalam kegiatan pengibaran bendera raksasa mengaku mendukung karena event seperti ini ikut mempromosikan dengan dunia luar bahwa Gunung Api Kaba tidak kalah dengan gunung api lainnya.

Menurutnya event 17 Agustus dari tahun ke tahun pengunjung meningkat.

“Sekarang lebih ramai dari sebelumnya, pengunjung sekitar 4.000 orang,” katanya.

Dijelaskan Sigit, dengan adanya kegiatan ini bisa berlanjut namun harus tetap berkoordinasi dengan pihak terkait, sebab Gunung Kaba merupakan gunung aktif.

Kedatangan pengunjung, sambung Sigit, dimulai sejak tanggal 14 Agustus lalu dan puncaknya tadi malam. “Puncaknya tadi malam, banyak yang naik kalau yang jauh-jauh rata-rata mereka datang sebelum 17 Agustus dan menginap di puncak Gunung Kaba,” tambah Sigit.

Terpisah Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Kav Budi Wirman, mendukung kegiatan pengibaran bendera raksasa di puncak Gunung Kaba.

“Kami pihak Kodim mengapresiasi generasi muda terhadap HUT Kemri ke-73,” paparnya

Namun Ia berharap, dengan pengibaran bendera raksasa diimbangi dengan tidak merusak alam.

“Generasi muda jangan sampai luntur menghargai jiwa kepahlawanan. Apa susahnya kita mengisi hari Kemerdekaan, sementara para pejuang dulu untuk mendapatkan kemerdekaan dengan susah payah,” harapnya.

Disisi lain, salah satu pengunjung wisata Gunung Api Kaba Ria (21) yang datang dari kota Lubuklinggau mengaku, sengaja datang ke puncak Gunung Kaba untuk bisa menyaksikan pengibaran bendera raksasa pada hari Kemerdekaan RI ke-73 secara langsung.

“Saya dengar ada pengibaran bendera raksasa disini, kami bersama kawan-kawan datang ke sini ingin menyaksikannya, capek kami habis setelah mendaki ke puncak Gunung Kaba ini setelah bisa menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih, dan bisa menikmati keindahan wisatanya,”tuturnya.

Pantauan Linggau Pos, sejak Kamis (16/8), ratusan bahkan ribuan pendaki Gunung Kaba terus terlihat bahkan hingga malam hari banyak pengunjung datang ke puncak Gunung Kaba. Sementara itu, pengibaran bendera merah putih dikibarkan di puncak Gunung Kaba tak jauh dari lokasi kawah mati.

Saat pengibaran sang saka merah putih sejumlah pengunjung nampak hikmat dan banyak mengabadikan momen tersebut dengan berfoto. Bahkan, tak sedikit pengunjung yang sengaja datang ke puncak Gunung Kaba membawa bendera merah putih masing-masing.

Tak hanya dari Rejang Lebong dan sekitarnya, pengunjung rata-rata datang dari luar kabupaten tetangga dalam Provinsi Bengkulu bahkan banyak juga datang dari kabupaten luar Provinsi Bengkulu. (09)

Rekomendasi Berita