oleh

Bencana Lebong, Empat Koramil Standby

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Bencana alam terjadi di Kabupaten Lebong berupa longsor dan banjir hingga terputusnya jembatan gantung, terus mendapat pengawalan dari Kodim 0409 Rejang Lebong.

“Ada empat Koramil di Lebong, kita siagakan sekitar 60 personel,” kata Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Kav Budi Wirman dikonfirmasi Linggau Pos, Jumat (24/11).

Dandim menjelaskan, Kabupaten Lebong juga di bawah naungan Kodim 0409 Rejang Lebong memang rawan bencana longsor dan banjir. Saat ini petugas dari Kodim dan dinas terkait termasuk warga bersama-sama melakukan perbaikan sejumlah fasilitas yang rusak termasuk menggunakan alat berat.

Dandim menjelaskan hujan deras mengguyur Kabupaten Lebong sejak Rabu malam hingga Kamis, menyebabkan sejumlah fasilitas rusak terkena banjir. Salah satu penyebab banjir disebabkan curah hujan tinggi, dan luapan air sungai Ketaun dan sungai Air Kotok.

“Akibat luapan sungai menyebabkan banjir di sejumlah desa, diantaranya Desa Lemeo, Desa Bentangor, Desa Bangkalan kecamatan Uram Jaya. Kemudian banjir juga mengenai Desa Lebong Donok, Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara. Selanjutnya Desa Nangai Tayu, Desa Sungai Gerong, Kecamatan Amen,” paparnya.

Ia meneruskan akibat banjir melanda sejumlah desa di Kabupaten Lebong menyebabkan, ratusan rumah terendam air setinggi mulai dari 10 Cm hingga 1 Meter.

“Korban jiwa tidak ada. Kita bersama Polri dan warga serta pihak terkait melakukan perbaikan dan warga yang rumahnya terendam sebagian mengungsi di rumah tetangga atau keluarga,” jelas Dandim memaparkan, banjir juga menyebabkan arus lalulintas Lebong menuju Curup sempat terputus karena tingginya air yang berada di jalan.

“Kerugian materil belum kita ketahui. Ada beberapa jembatan gantung yang juga putus akibat terjangan air,” katanya.

Jembatan yang rusak akibat bencana banjir diantaranya jembatan gantung di Desa Ujung Tanjung Kecamatan Lebong Sakti, kemudian jembatan gantung di desa Karang Anyar Kecamatan Lebong Tengah.

“Hari ini (kemarin, red) air mulai surut dan akses sudah mulai bisa dilintasi, namun tetap siaga mengingat hujan diperkirakan akan kembali turun,” ungkap Dandim. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita