oleh

Belum Terapkan Kartu Nikah

MUSI RAWAS – Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana menggantikan buku nikah dengan kartu nikah, karena beralasan lebih aman dan tidak mudah dipalsukan. Tetapi belum seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerapkan kartu nikah itu.

Seperti di Kabupaten Musi Rawas (Mura) hingga saat ini belum menerapkan kartu nikah. Hal itu dipastikan Kepala Kemenag Mura, H Hermadi kepada koran ini saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/1).

Menurutnya, memang ada sebagian provinsi/daerah menerapkan pembuatan kartu nikah itu. Tetapi untuk di Kabupaten Mura belum bisa dilakukan karena masih berpengaruh letak wilayah dan kondisi di wilayah. Selain itu, keterbatasan blangko kartu nikah juga jadi kendala.

Mengenai keunggulan, memang kartu nikah itu hampir sama seperti KTP. Karena di kartu tersebut, tertera pin kartu, waktu nikah, saksi nikah, Pasangan Suami Istri (Pasutri) serta alamat.

Jadi, apabila mempunyai kartu nikah bisa mempermudah dan memperlancar urusan, seperti saat pergi keluar daerah nginap di hotel. Hanya membawa kartu nikah saja, tanpa harus membawa buku nikah.

“Begitu juga dengan urusan kedinasan, seperti Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan lainnya,” kata Hermadi.

Tetapi apabila diterapkan kartu nikah, bukan buku nikah dihapuskan.

“Sebenarnya, perencanaan penerapan kartu nikah ini sejak 2018 lalu. Hanya saja realisasinya pada 2019 ini,” ucap Hermadi.

Ditambahkannya, apabila ada kebijakan dari pemerintah pusat akan menerapkan kartu nikah di wilayah Kabupaten Mura. Pihaknya pasti siap, dengan ketentuan dilengkapi dengan logistik untuk perealisasian kartu nikah itu. (dlt)

Rekomendasi Berita